Lonjakan Kasus Covid dan PPKM Darurat Bebani IHSG Hari Ini

avatar
· Views 224

Lonjakan Kasus Covid dan PPKM Darurat Bebani IHSG Hari Ini 

IHSG diramal melemah pada perdagangan awal pekan ini akibat tertekan kekhawatiran pasar atas peningkatan kasus covid dan PPKM darurat. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA).

Jakarta, CNN Indonesia -- Index Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada Senin (5/7). Investor masih mencermati perkembangan kasus covid-19 yang terus melonjak dan penerapan PPKM darurat.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan karena sentimen itu, pergerakan indeks akan bersifat terbatas. Pasalnya, tak banyak sentimen yang dapat mendorong IHSG ke zona hijau hari ini.

"Investor masih akan fokus mencermati perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dan implementasi PPKM darurat di Jawa dan Bali," ungkap Dennies dalam risetnya akhir pekan kemarin.


Baca juga: Faisal Basri Nilai Tak Ada Urgensi Revisi UU KUP Saat Pandemi

Pemerintah menerapkan PPKM darurat mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan laju penularan covid-19.

Menurut Dennies, IHSG berpotensi kembali ke area 5.900 hari ini. Ia memproyeksi IHSG bergerak dalam rentang support 5.997-6.010 dan resistance 6.039-6.055.

Senada, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan belum ada sentimen yang dapat mendorong IHSG ke zona hijau hari ini. Dengan demikian, pergerakan indeks masih akan terbatas.

"Hingga saat ini pergerakan IHSG masih terlihat dalam rentang yang cukup terbatas mengingat masih minimnya sentimen yang dapat mendorong kenaikan IHSG," terang William.

Meski begitu, pelaku pasar dapat memanfaatkan situasi ini untuk melakukan akumulasi beli atau membeli saham secara bertahap. Mereka berpotensi meraup untung ketika IHSG bangkit (rebound).

"Momentum dari pergerakan yang fluktuatif di dalam pergerakan IHSG dapat dimanfaatkan bagi investor jangka pendek, menengah, maupun panjang," jelas William.

Sebagai informasi, IHSG ditutup menguat pada Jumat (2/7) lalu. Indeks mendarat di level 6.023 atau naik 0,28 persen.

Terpantau, 244 saham menguat, 245 saham melemah, dan 157 saham bergerak stagnan. Namun, investor asing tercatat jual bersih (net sell) di seluruh pasar (all market) sebesar Rp257,7 miliar.


Diunggah ulang dari cnnindonesia, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.


免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

  • tradingContest