Tingkat inflasi tahunan Indonesia naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan November, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik pada hari Selasa.
Laju inflasi November Indonesia naik ke 1,59% pada basis tahunan, dibandingkan dengan 1,44% di Oktober dan ekspektasi 1,53% tetapi tetap jauh di bawah kisaran target Bank Indonesia (BI) 2,5-4,5%.
Sementara itu, inflasi bulanan untuk November di +0,28% vs perkiraan +0,21% dan +0,07% sebelumnya.
Reaksi USD/IDR
Pasangan USD/IDR memudarkan lonjakan ke tertinggi empat hari 14.165 di seputar optimisnya data IHK Indonesia.
Saat ini, spot diperdagangkan 0,27% lebih tinggi di 14.127, karena rupiah Indonesia diuntungkan oleh kenaikan dalam tekanan harga.
Tentang IHK Indonesia
Indeks Inflasi yang dirilis Badan Pusat Statistik merupakan ukuran pergerakan harga dengan perbandingan antara harga ritel sekeranjang belanja barang dan jasa yang representatif. Daya beli Rupiah Indonesia terseret oleh inflasi. IHK digunakan sebagai indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Secara umum, hasil tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk Rupiah, sementara hasil rendah dipandang sebagai negatif (atau Bearish).
Dicetak ulang dari FXStreet,hak cipta semuanya dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。