Kontrak Berjangka S&P 500 Dekati Rekor Tertinggi di Atas 3.650 Bahkan Ketika Optimisme Pasar Melemah

avatar
· Views 151
  • Kontrak berjangka S&P 500 tetap tenang, naik untuk hari keempat berturut-turut.
  • Perseteruan AS-Tiongkok, beragam petunjuk tentang virus dan vaksin menahan suasana risk-on sebelumnya.
  • Stimulus AS, berita utama Brexit membingungkan pasar di tengah agenda kalender yang sepi.
  • NFP AS yang ditunggu dan berita terkait resiko akan tetap menjadi pendorong.

Kontrak berjangka S&P 500 naik delapan poin, atau penguatan intraday sebesar 0,22%, menjadi 3.672,50 selama jam awal perdagangan pasar Tokyo. Dengan demikian, barometer risiko ini mendekati rekor tertinggi 3.681,62 yang dicatat pada hari sebelumnya.

Berita mengenai paket stimulus virus corona AS (COVID-19) dan optimisme vaksin COVID telah membantu turunan ekuitas AS ini untuk kembali ke level tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis. Namun, menyusul penolakan paket bantuan COVID oleh Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell ditambah lagi dengan berita atas ketidakmampuan Pfizer-BioNTech untuk menyediakan sejumlah besar pasokan vaksin menahan suasana risk-on.

Yang juga memberatkan adalah pembaruan bahwa AS mengonfirmasi empat perusahaan masuk daftar hitam karena kemungkinan hubungannya dengan militer Tiongkok. Selain itu, pemotongan visa anggota Partai Komunis Tiongkok dari 10 tahun menjadi 1 bulan oleh AS dan sikap keras Direktur Intelijen Nasional AS John Ratcliffe di Beijing juga meredupkan optimisme sebelumnya.

Di sisi positifnya adalah berita bahwa Departemen Kehakiman AS sedang melakukan perundingan dengan Kepala Keuangan Huawei, Meng Wanzhou untuk mengizinkannya kembali ke Tiongkok jika dia setuju mengakui kesalahan. Lebih lanjut, komentar CNN bahwa Presiden terpilih AS Joe Biden memiliki pandangan yang sedikit konstruktif atas perselisihan Tiongkok-Amerika juga mempertahankan risikonya tetap positif.

Meski, kekhawatiran bahwa angka COVID di AS meningkat dengan pesat serta ekspektasi Brexit tanpa kesepakatan menantang sentimen perdagangan pasar.

Akibatnya, saham pada perdagangan Asia-Pasifik beragam sementara imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun 1,1 basis poin (bps) menjadi 0,91% pada saat berita ini dimuat.

Sementara berita baru mengenai katalis risiko tersebut di atas dapat terus menghibur para pelaku pasar global, laporan ketenagakerjaan AS di bulan November juga akan menjadi faktor penting untuk diwaspadai di tengah kelemahan luas dolar AS.






Dicetak ulang dari FXStreet,hak cipta semuanya dimiliki oleh penulis asli.

Source:https://www.fxstreet-id.com/ne...

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest