Yield Obligasi AS Merosot, Rupiah Berpeluang Balik Menguat

avatar
· Views 85

Nilai tukar rupiah melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) hingga pertengahan perdagangan Senin. Meski demikian, ada peluang rupiah akan berbalik menguat di sisa perdagangan hari ini.

Melansir data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan stagnan di Rp 14.400/US$. Setelahnya rupiah melemah ke Rp 14.440/US$. Posisi rupiah membaik, berada di level Rp 14.425/US$, melemah 0,17% di pasar spot.

Yield Obligasi AS Merosot, Rupiah Berpeluang Balik Menguat

Peluang rupiah menguat di sisa perdagangan hari ini terlihat dari kurs non-deliverable forward (NDF) yang lebih kuat siang ini ketimbang beberapa saat sebelum pembukaan perdagangan pagi tadi.

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.



Baca lebih lanjut dari artikel aslinya: https://www.cnbcindonesia.com/...

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest