
GBP/USD sempat turun dibawah 1.3775, level terendah sejak awal Februari, karena menguatnya Dolar AS yang mendapatkan dorongan naik jelang testimoni Powell, sebelum akhirnya berhasil naik kembali ke 1.3792. Inggris melaporkan tingkat pengangguran sebesar 5%, yang lebih baik daripada yang diperkirakan, namun pada saat yang bersamaan mengalami lompatan klaim pengangguran sebanyak 86.500.
Naiknya dollar AS didorong oleh berita bahwa Gedung Putih sedang menyelesaikan usulan program infrastruktur senilai $3 triliun yang akan membuat panas ekonomi AS.
Di Inggris, PM Inggris Boris Johnson sedang sibuk dengan masalah vaksin. Setelah Uni Eropa mengancam akan memblok ekspor dari AstraZeneca yang diproduksi di Eropa ke Inggris, London dan Brusel mencoba mencari solusi untuk keuntungan bersama. Setiap kompromi dari Johnson akan bisa memperlambat kampanye vaksin Inggris. Namun, setelah mencapai 50% dari populasi, resikonya kelihatan rendah.
Sementara itu, pasar tenaga kerja Inggris memberikan signal yang bervariasi. Sementara tingkat pengangguran turun secara mengejutkan ke 5% di bulan Januari, klaim pengangguran mengalami kenaikan sebanyak 86.500 pada bulan Februari.
Secara keseluruhan, poundsterling memiliki alasan untuk naik dan turun, kekuatan dollar AS bisa terus bertambah.
“Support” terdekat menunggu di 1.3775 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3745 dan kemudian 1.3610. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3810 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3860 dan kemudian 1.3900.
Diunggah ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。