
Selain memahami beberapa keuntungan yang unggul dari trading forex, kamu juga perlu mengerti berbagai risiko yang didapat ketika investasi melalui instrumen berikut ini. Seperti yang dipahami sebelumnya, kegiatan ini memiliki profit yang tinggi, namun juga mempunyai risiko yang tinggi pula. Untuk itu, sering dikenal dengan High Risk High Gain, dimana Risk dan Reward berbanding lurus.
Pada intinya, memang ada beberapa trader yang berhasil namun tidak sedikit juga yang gagal ketika memainkan trading ini. Maka bisa disimpulkan jika: trading forex itu tidak mudah dan trader perlu memahami betul risiko forex sebelum terjun ke dalamnya. Dilansir dari finansialku, berikut risiko-risiko forex.
1. Risiko Volatilitas Tinggi
Keuntungan yang didapat adri forex berasal dari selsih harga yang didapat dari saat pembelian dan penjualan. Bila mata uang yang dibeli, naik harganya, maka trader tersebut pun mendapat keuntungan. Dalam pergerakan di pasar forex, harga forex bisa naik dan turun tergantung pada permintaan dan penawaran. Nah, besarnya jarak naik-turun pergerakan ini yang disebut dengan Votalitas.
Volatilitas harga yang terus meningkat inilah yang sering dimanfaatkan oleh trader. Namun, ternyata volatilitas ini bagaikan pisau bermata dua. Karena selain bisa menghasilkan profit juga bisa memberikan kerugian bagi trader. Inilah yang disebut dengan risiko volatilitas. Semakin besar volatilitas, maka risiko Capital Loss pun juga ikut meningkat.
2. Risiko Leverage
Broker dalam trading forex akan menawarkan sistem Margin Trading untuk para trader yang ingin meminjam dana. Broker akan menawarkan leverage untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar. Trader pun memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar dengan modal kecil.
Fasilitas ini mungkin bisa menjadi solusi bagi para trader yang mempunya modal sedikit. Namun, juga membuka lubang buaya tersendiri bagi mereka. Dengan sistem margin, memang kita bisa trading dengan modal kecil, namun seringkali justru modal kecil mengakibatkan trader menderita kekalahan bahkan hanya dalam hitungan hari, jam, bahkan menit.
Untuk lebih berhati-hati, sebaiknya trader lebih teliti dalam menganalisis dan memilih ukuran leverage yang akan membantu untuk menghindari tingkat risiko yang tinggi.
3. Risiko Broker Forex
Sekarang ini, banyak sekali broker yang menawarkan fasilitas yang memanjakan trader agar bisa trading forex dengan cepat dan nyaris instan. Selain itu, broker juga menjanjikan bonus-bonus di dalamnya.
Nah, di sini kamu perlu lebih memperhatikan lagi aturan-aturan di dalamnya agar tidak terpelosok pada broker yang menyesatkan. Maka, jika besarnya sudah tidak masuk akal perlu berhati-hati dan waspada agar tidak menjerat dikemudian hari.
4. Risiko Psikologis
Di dalam bertransaksi di dalam trading forex, tidak ada jaminan bahwa modal yang ditanam tidak akan hilang. Sebenarnya bisa saja jika trader pemula belajar dalam hitungan hari saja, namun jika gegabah dia sama saja dengan bunuh diri.
Untuk itu, sangat penting sekali bagi trader pemula memulai belajar mengenai pengetahuan-pengetahuan dasarnya terlebih dahulu.
Ketidaktahuan dalam bertrading bagaimana menganalisis pergerakan pasar dan beberapa lainnya akan memperbesar risiko forex.
Jangan mudah tergiur akan profit yang dijanjikan, jika pondasi belum kuat. Jika tidak diimbangi dengan ilmu dan informasi yang memadai maka sama saja dengan orang buta yang berlari ke jurang. Sebelum menyuntikkan modal ke dalam rekening trading forex, ada baiknya mempelajari serba-serbi trading forex terlebih dahulu, termasuk berbagai risikonya.
Nah, itulah beberapa risiko yang didapat bagi trader pemula dalam dunia forex jika tidak berhati-hati. Maka, jangan segan-segan untuk mulai bertanya dan belajar ya!
Diunggah ulang dari PikiranTrader, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。