
Di tengah pandemi virus corona yang kian menjadi-jadi, IHSG sering menjadi lautan darah. Beberapa investasi mengalami penurunan yang tajam. Namun, beberapa ahli yang dikutip dari Bisnis.com mengungkapkan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk trading emas dan forex.
Trading emas dan forex mulai dilirik
CEO Didimax , Yadi Supriyadi mengatakan sudah banyak orang yang mulai melirik bisnis trading emas dan forex. Mereka melakukan trading sebagai alternatif investasi di tengah mewabahnya virus corona.
Salah satu alasannya ialah bisa dikerjakan dari rumah bermodalkan gadget dan koneksi internet.
Dalam forex trading adalah pelaku bisnis memperdagangkan (jual dan beli) produk keuangan, dalam hal ini menggunakan forex (mata uang), komoditi (emas) berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung,” jelas Yadi.
Cenli Yani, selaku Chief Analyst Didimax mengatakan, serangan virus corona membuat orang-orang terpaksa bekerja dari rumah. Sehingga orang-orang mulai memikirkan investasi baru dengan pengembalian yang cepat. Salah satunya, melalui trading emas dan forex.
Cenli Yani menjelaskan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memulai bisnis trading forex karna bisnis ini tidak terkena dampak dari COVID-19.
Sedari awal bisnis trading forex bisa dikerjakan darimana saja dan kapanpun selama 24 jam sehari dari senin jumat.
Dia mengatakan pada awal tahun ini, jumlah volume trading di startup miliknya sudah mencapai 100.000 Lot per bulan. Dengan produk lebih dari 26 Instrumen Forex termasuk Emas dan lainnya.
Diunggah ulang dari PikiranTrader, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。