Mata uang rupiah terhadap dollar (USD/IDR) pada sesi Jumat pagi (26/3) tampak terkoreksi setelah berakhir flat sesi kemarin. Terpantau rupiah memulainya dengan melemah ke Rp 14.445, kemudian bergerak menguat ke Rp14.430, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.442; melemah 0,12% atau 17 poin dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.425.
Pelemahan rupiah Jumat pagi ini sehubungan dengan tren kenaikan US dollar mencapai level 4,5 bulan tertingginya, walau di pasar Asia pagi ini dalam koreksi teknikal. Ini ditopang oleh optimisme investor atas pemulihan ekonomi di AS, berjalannya vaksinasi, dan kenaikan US Treasury yields.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center mata uang rupiah cenderung masih bearish dan segera menutupi minggu keenamnya, dengan saat ini mendekati ke level support-nya yang terlihat double bottom. Rentang pergerakan pasar semingu ini, antara Rp14.325 – Rp14.475 terhadap USD. Rupiah secara harian kemungkinan masih cenderung di zona pelemahannya, dengan kemungkinan balik menguat di sesi siangnya.
R2 R1 S1 S2
14.240 14.325 14.475 14.567
Diunggah ulang dari vibiznew ,semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。