Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan saham Kamis, 1 April 2021. Indeks saham S&P mencapai posisi 4.000 untuk pertama kali setelah Presiden AS Joe Biden meluncurkan rencana program infrastrukturnya.
Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham S&P 500 naik 1,2 persen ke posisi 4.019,87. Indeks saham Dow Jones menanjak 171,66 poin atau 0,5 persen menjadi 33.153,21.
Indeks saham Nasdaq menguat 1,8 persen menjadi 13.480,11. Saham Alphabet dan Netflix melonjak lebih dari tiga persen. Sementara itu, saham Amazon dan Microsoft naik lebih dari dua persen.

Saham Microsoft menguat setelah mengumumkan akan mengirim lebih dari 120.000 perangkat headset augmented reality HoloLens kepada Angkatan Darat AS. Kontrak tersebut senilai USD 21,9 miliar selama 10 tahun.
Saham teknologi memimpin kenaikan seiring imbal hasil obligasi melemah dari level tertinggi baru-baru ini. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun 7 poin menjadi 1,68 persen. Imbal hasil obligasi mencapai level tertinggi 14 bulan sekitar 1,77 persen pada pekan lalu.
Pergerakan saham terjadi setelah Biden memperkenalkan proposal infrastruktur bernilai jutaan dolar AS. Rencana tersebut mencakup pengeluaran untuk jalan, jembatan, energi hijau, dan peningkatan sistem air.
Hal ini menandai dorongan belanja besar kedua dari Presiden AS Joe Biden setelah dia teken tagihan bantuan dan stimulus USD 1,9 triliun pada 11 Maret 2021.
"Pembukaan kembali ekonomi AS terus mendukung pasar saham karena cahaya di ujung terowongan semakin dekat. Dukungan kebijakan fiskal dan moneter tetap belum pernah terjadi sebelumnya dan tersebar dengan baik pada saat ini,” ujar Technical Market Strategist Piper Sandler, Craig Johnson, dilansir dari CNBC, Jumat, (2/4/2021).
Diunggah ulang dari liputan6 ,semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。