
GBP/USD naik mendekati 1.38, disekitar 1.3797 dengan dollar AS tetap tertekan bersamaan dengan turunnya yield Treasury AS. Selain itu kampanye vaksin Inggris yang berhasil tetap mendorong naik Sterling.
Saat ini sedang dilakukan eksperimen untuk mengkombinasikan dosis dari beberapa vaksin Covid – 19 yang berbeda dari AstraZeneca, Pfizer sampai kepada Moderna dan Novavax. Inggris sudah paling depan di dalam memvaksin populasinya dan apabila eksperimen ini berhasil maka akan membuat dorongan yang lebih jauh bagi Sterling.
Meskipun demikian, perkembangan vaksin diatas hanyalah penggerak minor dari kenaikan GBP/USD. Kenaikan GBP/USD terutama disebabkan oleh melemahnya dollar AS. Dolar AS berbalik tertekan setelah angka inflasi yang keluar hanya sesuai dengan yang diperkirakan.
Angka inflasi untuk bulan Maret yang sangat dinantikan mengalami kenaikan namun tidak sebanyak seperti yang digembar-gemborkan. CPI inti berada di level 1.6%, sebagaimana yang telah diperkirakan dan masih dibawah target the Fed sebesar 2%. Terlebih lagi, kebanyakan kenaikan di dalam CPI umum datang dari harga energi yang kemungkinan akan stabil bulan – bulan yang akan datang.
Selain itu lelang obligasi 30 tahun AS yang berhasil, mendorong turun yields obligasi AS karena tingginya permintaan, sehingga membuat dollar AS menjadi kurang menarik.
Secara keseluruhan GBP/USD memiliki ruang untuk naik ditengah lemahnya USD dan kuatnya Sterling.
“Support” terdekat menunggu di 1.3780 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3750 dan kemudian 1.3700. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3815 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3850 dan kemudian 1.3920.
Diunggah ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。