
Mata uang digital atau cryptocurrency saat ini tengah banyak dilirik masyarakat. Orang-orang tertarik investasi melalui mata uang digital atau bitcoin, lantaran tren harga yang tengah naik dan mudah didapat melalui dunia digital.
Meski demikian, investasi melalui bitcoin memiliki berbagai kelemahan. Pertama kenaikan dan penurunan bitcoin cenderung tak bisa dikontrol. Hal ini tentu saja membuat sejumlah investor ragu.
Namun bagi investor pemula, Analis Central Capital Futures Wahyu Laksono menyarankan supaya investor pemula lebih hati-hati.
“Beli semampunya secara hati-hati,” katanya kepada kumparan, Selasa (26/1).

Menurut Wahyu, bitcoin lebih cocok untuk investasi jangka panjang. Bukan untuk kepentingan sesaat.
“Jangan masuk (investasi) untuk spekulasi singkat,” imbuhnya.
Naik turunnya bitcoin atau mata uang digital lain ditentukan oleh permintaan. Sejak awal tahun 2020 hingga saat ini, kenaikan harga Bitcoin sudah mencapai lebih dari 300 persen. Sebagai gambaran, harga Bitcoin di Januari 2020 sebesar Rp 90 jutaan.
Wahyu menekankan kembali kepada para investor pemula yang hendak terjun di instrumen bitcoin supaya hati-hati, karena pergerakan “sangat volatile,” tutupnya.
Diunggah ulang dari Kumparan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。