
EUR/USD diperdagangkan di bawah 1.2100, kehilangan keuntungan yang diperoleh sebelumnya ditengah naiknya permintaan terhadap dollar AS, dengan sentimen pasar tetap negatip. Naiknya keprihatinan akan inflasi setelah munculnya angka CPI AS yang mengejutkan secara negatip terus membebani minat terhadap resiko.
Semula EUR/USD berhasil memperoleh kembali sebagian kekuatannya setelah tertarik turun pada hari Rabu ke area 1.2050. Naiknya angka inflasi AS bulan April yang jauh lebih tinggi daripada yang diperkirakan memicu kenaikan yields AS dan mendongkrak kenaikan yang signifikan dari dollar AS pada hari Rabu.
Namun, pesan yang terus menerus tanpa kendor dari Federal Reserve ditambah lagi dengan pulihnya Eropa tanpa henti yang diikuti dengan semakin kuatnya kecepatan kampanye vaksin Eropa masih merupakan sumber yang potensial bagi kenaikan EUR/USD untuk waktu sekarang ini.
Selanjutnya Producers Prices AS naik lebih daripada yang diantisipasikan, sementara klaim pengangguran menciut lebih daripada yang diperkirakan. Namun EUR/USD diperdagangkan tetap di bawah 1.2100, di sekitar 1.2073 dengan mata para investor lebih melihat kepada yields obligasi AS.
“Support” terdekat menunggu di 1.2050 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2000 dan kemudian 1.1960. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2110 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2150 dan kemudian 1.2190
Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。