Nggak cocok jadi scalper full time

avatar
· Views 1,921
Dulu aku kira trading forex itu cuma soal cari strategi terbaik. Setelah coba berbagai gaya, akhirnya aku sadar setiap trader punya “karakter” sendiri. Dan karakterku? Nggak cocok jadi scalper full time.

Teknik scalping forex itu cepat banget. Pernah sehari aku buka lebih dari 30 posisi, ada yang profit, ada juga yang rugi. Akhirnya capek sendiri. Tapi dari scalping aku belajar banyak: cara baca market di timeframe kecil, pentingnya broker yang responsif, dan yang paling utama: kontrol emosi.

Sekarang aku lebih sering swing, tapi sesekali masih scalping kalau lagi mood. Menurutku, setiap trader sebaiknya coba scalping setidaknya sekali, biar tahu seberapa kuat mentalnya.
Kalau mau belajar dari pengalaman scalper lain, Followme.com tempatnya.

Nggak cocok jadi scalper full time

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest