Analisa Forex- Secara teknikal, saya melihat pair NZDUSD ini sudah memasuki posisi harga yang masih layak untuk diperhitungkan titik entry nya.
Mari simak gambar chart pair NZDUSD 1 Jam Time Frame berikut sebelum kita menganalisa:

Mari kita analisa menggunakan analisa Price Action (Tekanan Trader), Dalam trend market tampak NZDUSD masih dalam kondisi Bearish / Downtrend, namun kita juga harus mengantisipasi pembalikan trend bila harga menembus Resistance area di atas dan juga konsolidasi harga.
Dalam histori candle, kita dapat mencari peluang entry Sell karena long term masih dalam arus Downtrend effect, namun agar lebih objektif, saya akan menyajikan analisa untuk entry buy atau sell.
Bila kita lihat pada gambar chart di atas, tekanan Seller (panjang candle merah) perlahan menurunkan harga tanpa dapat di lawan oleh tekanan Buyer (panjang candle hijau) dan membentuk Lower high.
Ini mengindikasikan masih para Seller lah yang mendominasi pembentukan level-level harga tertentu. Namun, peluang buy masih dapat kita temukan dalam pair NZDUSD ini.
Pada gambar, saya menentukan area Resistance melalui garis diatas price (0.6731 – 0.6716), untuk area Support, kita dapat melihat melalui dua garis dibawah price (0.6673 – 0.6658).
Berikut pilihan setup entry saya, dapat gunakan menyesuaikan gaya trading anda.
Setup entry untuk breakout opportunity,
bila harga close candle 1 Jam menembus Batas Atas Resistance Area (0.6731), maka bersiap mencari posisi Entry buy terbaik.
Bila harga close candle 1 jam menembus Batas Bawah Support Area (0.6658), maka bersiap mencari posisi Entry sell terbaik.
Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di bawah batas bawah area resistance (<0.6716) untuk entry buy, dan di atas Batas Atas Support Area (>0.6673) untuk entry sell. Dan lakukan risk ratio minimal 1:1.
Dan Setup Pullback untuk SELL posisi:
Area Pullback menggunakan area Resistance, bila harga Close Candle 1 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi Sell dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di atas batas atas area Pullback (>0.6731). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.
Dan Setup Pullback untuk BUY posisi:
Area Pullback menggunakan area Support, bila harga Close Candle 1 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi Buy dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di bawah batas bawah area Pullback (< 0.6658). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.
Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, dan tetap waspada terhadap Fake Breakout Candle.
Semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.
Happy Trading all.
Note : Dapat terjadi perbedaan harga dalam broker yang saya gunakan, dengan broker yang pembaca gunakan. Mohon diteliti terlebih dahulu. thanks
analisa_idから転載、著作権はすべて原作者に帰属します。
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。