
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih berpotensi kembali melemah dan diperkirakan bergerak pada kisaran 5.864-5.979. Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG konfirmasi pulled back bearish trend dan break out support MA20 dan MA50.
"Indikasi menga lami momentum bearish dari indikator Stochastic dan RSI. MACD bergerak tertekan dengan histogram yang melemah. Sehingga secara teknikal IHSG masih berpotensi melemah dengan support resistance 5.864-5.979," ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (29/6/2021).
Lanjar menyebut, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya adalah AKRA, HMSP, INCO, INDY, LSIP, SIMP, TBLA, BBCA, BBTN, MIKA, SILO, KLBF, INAF.
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 82,93 poin atau 1,38% ke level 5.939,47 setelah sempat dibuka mencoba bertahan di zona hijau. Pelemahan saham-saham disektor Material Dasar (-2,55%) dan Industri (-2,50%) menjadi penekan hingga akhir sesi perdagangan.
Menurut dia, investor mencerna dampak angka kasus Covid-19 yang mencapai rekornnya dan PSBB lanjutan pada kinerja industri dan bisnis di dalam negeri. Investor domestik kehilangan momentum optimis, terlihat dalam catatan net buy investor asing sebesar Rp65,38 miliar. Sementara, Bursa Eropa dibuka melemah, Indeks Eurostoxx -0,21%, FTSE -0,27% dan CAC -0,14% turun karena ketegangan Covid-19 yang kembali meningkat setelah strain Delta yang sangat menular mengancam untuk menggagalkan dampak dari liburan musim panas di Eropa. Selanjutnya, investor disebut akan terfokus pada data awal bulan seperti tingkat inflasi, kinerja manufaktur dan pertemuan OPEC+.
Diunggah ulang dari sindonews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
