Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham domestik di perdagangan awal pekan ini berpeluang kembali melanjutkan kenaikan. Hal ini seiring sentimen positif menguatnya indeks Dow Jones pada akhir pekan kemarin dan kenaikan sejumlah harga komoditas.Jumat kemarin (2/7/2021), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 0,28% ke level 6.023,00 dengan nilai transaksi Rp 10,53 triliun. Pelaku pasar asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 257,73 miliar.
Saham-saham yang paling banyak ditransaksikan antara lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) hingga PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Sebelum memulai perdagangan Senin (5/7/2021), simak rekomendasi saham pilihan sebagaimana dirangkum CNBC Indonesia:
1. MNC Asset Management - Kasus Aktif Dekati 300 Ribu
IHSG berpeluang kan melanjutkan penguatannya seiring cukup banyaknya sentimen positif yang lalu-lalang di market mengacu penutupan dihari Jumat mulai dari Indeks DJIA menguat sebesar 0,44% serta menguatnya harga beberapa komoditas seperti batu bara yang naik 1,09%, emas 0,61%, CPO 1,55%, nikel 1,17% serta timah menguat 0,77%.
Namun demikian, kasus aktif Covid-19 di Indonesia yang mendekati 300 ribu tetap menjadi risiko utama yang menjadi perhatian pasar.
Saham pilihan:
- INDF
- AGII
- ADRO
- LSIP
2. NH Korindo Sekuritas Indonesia - Dampak PPKM Mikro Darurat
Wall Street menutup perdagangan pekan lalu (2/7/2021) di zona hijau; ditandai dengan berlanjutnya rekor baru untuk Nasdaq dan S&P500. Rilis data menunjukkan 850 ribu pekerjaan baru pada bulan Juni, jauh mengalahkan proyeksi konsensus sebesar 720 ribu. Hal ini berimbas pada ekpektasi inflasi yang diperkirakan akan tetap berada di atas 4% hingga tahun depan.
Setelah bergerak flat secara mingguan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi mendapatkan beberapa tekanan. Investor masih akan dibayangi dampak implementasi dari PPKM Mikro Darurat; di tengah angka kasus positif harian yang terus menanjak. Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih akan bergerak pada rentang 5.950 - 6.130.
Saham pilihan:
- JPFA
- PTBA
- ACES
- IMAS
3. BNI Sekuritas - Momentum Bullish IHSGIHSG menunjukkan momentum bullish, didukung Stochastic bullish, candle bearish pin bar, MACD netral. Fase distribusi, trend Volume meningkat, penutupan di atas 5.980 (5 Day MA). Jika closed dibawah 6.134, IHSG, peluang koreksi jangka pendek masih terbuka ke 6.003/5.959/5.884. Selama bertahan & closed diatas 6.003 TP 6.067/6.134 jika tembus menuju 6.157/6.247 gap.
Saham pilihan:
- ITMG
- LPKR
- HMSP
- JPFA
4. Indosurya Bersinar Sekuritas - Gerak IHSG Masih Terbatas
Perkembangan pergerakan IHSG masih belum menunjukkan akan menggeser rentang konsolidasinya ke arah yang lebih baik, hingga saat ini pergerakan IHSG masih terlihat bergerak dalam rentang yang cukup terbatas mengingat masih minimnya sentimen yang dapat membooster kenaikan IHSG, namun momentum dari pergerakan yang fluktuatif di dalam pergerakan IHSG dapat dimanfaatkan bagi investor jangka pendek, menengah maupun panjang.
Saham pilihan:
- BBCA
- GGRM
- BBNI
- INDF
Diunggah ulang dari CNBC, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
