OPEC+ Tidak Sepakat Terkait Produksi Minyak Agustus. Di tengah minimnya sentimen baik domestic maupun regional IHSG berhasil ditutup menguat +0.69% ke level 6,047. Tiga sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi adalah IDXTECHNO (+3.02%), IDXBASIC (+2.58%) dan IDXENERGY (+2.56%). Khusus untuk sektor pertambangan kenaikan ditopang oleh dua emiten produsen emas yaitu ANTM (JK:ANTM) dan MDKA (JK:MDKA) yang masing masing naik +10.71% dan +7.56%. Harga emas sendiri di pasar international naik hampir +0.8% ke level USD 1,805 per troy ounce.
Yang menarik adalah investor asing yang mencatatkan posisi net buy sebesar IDR 63.4 miliar di pasar regular, meski secara total masih mencatatkan net sell sebesar IDR 174.75 miliar. Tiga saham yang banyak dikoleksi asing adalah EMTK (JK:EMTK) (IDR +73.6 miliar), ASII (JK:ASII) (IDR +45.7 miliar) dan BMRI (JK:BMRI) (IDR +33.0 miliar); sementara tiga saham yang banyak dilepas asing adalah TLKM (JK:TLKM) (IDR -142.4 miliar), BFIN (JK:BFIN) (IDR -67.9 miliar) dan AMRT (JK:AMRT) (IDR -61.5 miliar).
Masih dari pasar energy, harga minyak mentah mencatatkan kenaikan ke level USD 76-77 per barrel setelah OPEC+ gagal mencapai kesepakatan terkait besaran produksi minyak mulai Agustus mendatang. Bahkan para anggota OPEC ditambah Rusia memutuskan untuk menunda kesepakatan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat Terbatas (6,000—6,090). IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat berada di level 6,047. Indeks tampak sedang mencoba bertahan di atas EMA 50, di mana berpeluang melanjutkan penguatannya menuju resistance level 6,090.m Stochastic berada di wilayah netral dengan kecenderungan menguat, namun jika indeks berbalik melemah berpotensi menuju support level
Diunggah ulang dari investing, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
