
Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex bertahan di atas $83 namun kenaikan dibatasi oleh menguatnya dollar AS. Minyak mentah WTI diperdagangkan disekitar $83.60.
Minyak mentah WTI berhasil bertahan di atas $83 dengan adanya berita di Timur Tengah bahwa Iran diduga berada di belakang serangan drone yang menyerang pertahanan udara AS di Suriah.
Selain itu yang mendukung harga minyak mentah WTI tetap tinggi adalah sentimen pasar yang risk-on, yang mengakibatkan tetap tingginya permintaan terhadap assets beresiko seperti minyak mentah WTI berjangka yang diperdagangkan di bursa Nymex.
Namun menguatnya dollar AS membatasi kenaikan lebih lanjut dari minyak mentah WTI tersebut. Dollar AS menguat dengan naiknya yields obligasi treasury AS terus meniadakan dampak negatip dari lingkungan pasar yang positip terhadap resiko.
Dollar AS ditutup di teritori negatip disekitar 93.50 pada hari Jumat minggu lalu. Namun naiknya yield obligasi AS 10 tahun lebih dari 1% pada hari Jumat setelah mengalami penurunan yang tajam sebelumnya menyebabkan dollar AS menunjukkan ketangguhannya terhadap rivalnya.
“Support” terdekat menunggu di $82.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $81.50 dan kemudian $80.80. “Resistance” yang terdekat menunggu di $83.89 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $84.58 dan kemudian $85.46.
Sumber: Vibiznews
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
27 Oct 2021, 12:29 を編集しました
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
