
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Nike Inc berhasil mencatatkan kenaikan laba pada kuartal ketiga meski pertumbuhan penjualan meleset dari yang diperkirakan sebelumnya. Kinerja pendapatan yang melesat dari target ini membuat saham Nike turun sekitar 3% dalam perdagangan pasca pasar.
Dalam laporannya, pendapatan perusahaan perlengkapan olahraga tersebut sebenarnya naik dari US$ 10,1 miliar menjadi US$ 10,36 miliar pada kuartal ketiga. Namun, realisasi tersebut lebih rendah dari rata-rata proyeksi analis di US$ 11,02 miliar.
Kegagalan Nike kerek pendapatan terjadi karena masalah pengiriman di Amerika Serikat (AS) dan kemerosotan terkait pandemi yang membuat penutupan sejumlah toko-tokonya di Eropa. Investor pun kecewa dengan perkiraan pendapatan setahun penuh Nike.
"Saya pikir ekspektasi Nike menjadi sangat tinggi dengan banyak analis meningkatkan pendapatan dan ekspektasi pendapatan hingga kuartal ini," kata Ivan Feinseth, Head of Investment di Tigress Financial Partners.
Walau berhasil mencetak kenaikan pendapatan secara keseluruhan, ternyata pendapatan Nike di Amerika Utara turun 11%. Ini terjadi karena gangguan pengiriman dan kemacetan pelabuhan di Negeri Paman Sam yang mengakibatkan persediaan barang tertahan hingga lebih dari tiga minggu.
"Kami berharap dapat menangkap pendapatan yang tertunda tersebut pada kuartal keempat," kata Chief Financial Office Nike Matthew Friend.
Lalu lintas kargo kontainer AS telah melambat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir karena wabah Covid-19 di antara pekerja pelabuhan dan pembatasan keamanan yang bertujuan untuk membendung penyebaran virus corona. Pada saat yang sama, pelabuhan menghadapi lonjakan kargo karena permintaan pandemi untuk produk curah.
Meskipun demikian, laba bersih Nike naik menjadi US$ 1,45 miliar, atau 90 sen per saham, pada kuartal ketiga yang berakhir 28 Februari lalu. Pada periode yang sama tahun lalu, Nike mencetak laba bersih US$ 847 juta, atau 53 sen per saham. Analis mengharapkan laba per saham 76 sen.
Di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, 45% toko milik Nike tutup selama dua bulan terakhir di kuartal ini. Saat ini, 65% toko di EMEA buka atau beroperasi pada jam kerja yang dikurangi, kata Nike.
Dicetak ulang dari KONTAN, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
