
Saham Boeing Co melonjak pada perdagangan saham Jumat, 21 Mei 2021 didorong laporan perseroan sedang mempersiapkan untuk dongkrak produksi pesawat 737 MAX.
Saham Boeing naik 3,1 persen pada awal perdagangan ke posisi USD 234,70 per saham. Hingga year to date, saham Boeing naik sekitar 9 persen.
Dilansir dari the street.com, Sabtu (22/5/2021), berdasarkan laporan Reuters, Boeing dapat meningkatkan produksi maksimum menjadi 42 jet per bulan pada musim gugur tahun depan. Angka ini jauh di atas target Boeing yaitu meningkat bertahap menjadi 31 pesawat per bulan pada musim semi tahun depan.
Boeing telah memperingatkan awal tahun ini kalau tidak harapkan lalu lintas penumpang maskapai penerbangan global kembali pada 2019, setidak dalam dua tahun ini. Perseroan menyatakan maskapai terus menyesuaikan operasi dan perencanaan armada berdasarkan proyeksi tersebut.
Hal itu disampaikan head of the International Air Transport Association lobby group Willie Walsh kepada wartawan di Dublin pada awal pekan ini.
"Pengurangan staf dan kelangkaan pasokan pesawat baru berarti kemampuan industri untuk pulih ke level 2019, dengan kapasitas itu tidak mungkin, pengembalian untuk kondisi semula mungkin memakan waktu beberapa tahun," kata dia.
Boeing membukukan rugi kuartalan keenam berturut-turut pada bulan lalu. Perseroan mengatakan pandemi COVID-19 terus menjadi tantangan pasar pesawat global dan jeda mengirimkan pesawat 737 MAX karena kesalahan listrik.
Namun, Boeing telah mengamankan pesanan baru untuk bulan kedua berturut-turut pada Maret 2021 karena klien bersiap untuk peningkatan lalu lintas penumpang global.
Boeing menyatakan, pesanan baru berjumlah 40 pesawat baru untuk Maret sehingga mendorong perhitungan secara kuartal I 2021 menjadi 69 pesawat.
Dicetak ulang dari Liputan6, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
