PT Trijaya Pratama Future Bantah Tuduhan Tak Bayarkan Pesangon

avatar
· Views 153

PT Trijaya Pratama Future Bantah Tuduhan Tak Bayarkan Pesangon

Pimpinan PT Trijaya Pratama Future Cabang Medan Jingga membantah tudingan Aliansi Mahasiswa Cakra pihaknya tak membayar pesangon pegawai.

"Jadi mahasiswa tadi menyampaikan, ada salah satu karyawan atas nama Tony. Dan Tony itu bukan dari karyawan dari Cabang Medan," kata Jingga kepada Tribun Medan, Selasa (8/2/2022).

"Jadi mereka menuntut hak pegawai itu di sini. Ya kita bilang kalau memang karyawan kami akan diberikan haknya. Tapi kalau bukan bagaimana mau dikasih," tambahnya.

Demikian, ia membantah tudingan mahasiswa tersebut. Ada pun pihaknya sempat bermediasi dengan pihak mahasiswa. Dijelaskannya ada kesepakatan yang dicapai. Di antaranya, pihaknya menandatangi pernyataan telah menerima bukti dari pihak mahasiswa.

Selain itu, bukti yang didapat dari mahasiswa akan disampaikan kepada pimpinannya di Jakarta. "Selain itu, ada pernyataan Tony bukan pegawai kami," tutupnya. Sebelumnya diberitakan, puluhan massa aksi berunjuk rasa di depan Kantor PT Trijaya Pratama Futures yang berlokasi di Komplek Jati Junction Jalan Gaharu Kecamatan Medan Timur Kota Medan, Selasa (8/2/2022).

Massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Cakra mendatangi lokasi tersebut dengan membawa spanduk untuk meminta pihak PT Trijaya Pratama Futures untuk membayar pesangon kepada pegawai yang bekerja di perusahaan tersebut.

"Trijaya tidak membayarkan pesangon dan juga Trijaya pencemaran nama baik ketua umum kami, bapak Toni," ujar Ketua Satma Cakra, Iqbal Pasaribu.

Iqbal menuturkan adapun pesangon yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan diperkirakan mencapai Rp 600 juta.

Selain itu, pihaknya juga melaporkan pihak PT Trijaya ke Polrestabes Medan karena dianggap melakukan pencemaran nama baik.

"Kalau didalam sistem saham ini, ketika nama kita buruk di luar sana, maka orang tidak akan mau menginvestasikan sahamnya untuk kita," jelasnya.

Aksi tersebut kemudian direspon oleh pihak perusahaan. Adapun perwakilan massa aksi dan pihak perusahaan melakukan konsolidasi.

Adapun hasil dari pertemuan tersebut, Iqbal menuturkan akan menunggu hasil selanjutnya dari perusahaan selama 30 hari ke depan.

"Tadi kami sudah sampaikan kronologis kepada pihak perusahaan, dan nantinya mereka akan menyampaikan kepada pimpinan pusat mereka. Jadi kami masih menunggu waktu selama 30 hari ke depan nanti," tandasnya.

Dicetak ulang dari Tribun News, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.



免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 1

  • tradingContest