
Akhir-akhir ini banyak bermunculan berita mengkhawatirkan soal praktik investasi bodong yang membuat perhatian masyarakat kembali terpusat ke dunia trading. Sebetulnya, apakah semua investasi itu scam dan terbukti merugikan masyrakat? Jika ya, mengapa praktik investasi masih ada sejak dulu kala? Jikapun tidak, mengapa ada piihak-pihak yang akhirnya dirugikan seperti yang kisahya bisa kita lihat dalam berita akhir-akhir ini?
Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam dunia trading dan menghindari kerugian, ada baiknya kita selalu berhati-hati, tidak gegabah dan senantiasa mencari informasi terbaik yang bisa memberikan kita penjelasan tentang dunia trading.
Jadi bagaimana fenomena investasi bodong yang merugikan ini? Bagaimana cara kita membedakan mana yang berupa investasi bodong, dan mana investasi yang menguntungkan? Mari kita bahas satu persatu.
Pertama, mari kita bedah investasi bodong yang marak diberitakan terlebih dahulu.
Ada beberapa jenis investasi bodong yang akhir-akhir ini santer diberitakan, beberapa diantaranya adalah investasi robot abal-abal dan investasi binary option. Investasi robot dan binary option abal-abal akhirnya terkuak karena adanya kesaksian korban investasi tersebut.
Sistem investasi robot adalah investasi dengan mengandalkan robot sebagai tools utama untuk membantu kita bertrading. Keunggulannya, dengan menggunakan robot kita tidak perlu memantau trade 24/7 namun sesekali saja di saat yang dibutuhkan, karena robot biasanya sudah disetting sedemikian rupa sehingga membantu kita meraup keuntungan dalam trading. Sistem dan teknik yang digunakan robot satu dengan yang lain itu berbeda-beda, tidak bisa disamaratakan, sehingga penting bagi para klien untuk mengenal robot terlebih dahulu sebelum menggunakannya dalam trading.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang bisa kita lihat di valasonline; "Binary Option merupakan salah satu Fixed Return Options karena jumlah pembayarannya yang fixed dan telah ditentukan sebelumnya.
Hal yang perlu dilakukan oleh seorang trader adalah menentukan arah pergerakan harga dari jenis aset terpilih dan tidak perlu mempertimbangkan level stop loss, risk reward ratio, dan lain sebagainya. Hal di atas menjadikan binary option menjadi trading yang sederhana untuk dilakukan. Seorang trader hanya perlu fokus dengan profit atau loss dengan resiko yang telah disepakati sebelumya".
Dengan kata lain, jika kita memutuskan untuk berivestasi di binary option maka kita mengandalkan peran broker tersebut dalam investasi yang kita lakukan.
Dengan penjelasan singkat di atas, pada intinya sebenarnya tidak ada yang salah dengan trading menggunakan robot atau binary option, yang membuat rugi adalah ketika penyedia robot dan broker yang menyediakan layanan binary option adalah broker yang tidak memiliki kredibilitas.
Lalu bagaimana cara kita untuk memilih provider robot dan investasi yang benar? Salah satu ciri yang sangat terlihat dari beberapa kasus investasi bodong yang terkuak akhir-akhir ini adalah broker yang menjanjikan keuntungan besar bagi para kliennya.
Dicetak ulang dari Kompasiana, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
