
Meskipun kenyataannya, tidak semua strategi benar-benar hebat dan dapat berfungsi dengan baik. Tentu saja, hal seperti ini membutuhkan disiplin dan konsisten yang kuat untuk bisa menjalankan trading plan dan strategi yang telah Anda rencanakan dengan baik.
Sekalipun hasil dari konsisten dan disiplin Anda tidak seterusnya memberikan profit sesuai yang diharapkan, bukan berarti selamanya Anda akan menemui kegagalan dalam trading, bukan?
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memiliki strategi yang kuat untuk menghindari kerugian yang akan muncul pada saat trading seperti yang dimiliki oleh para trader profesional.
Lalu, apa saja strategi yang dimiliki oleh para trader profesional untuk mendapatkan profit?
Strategi Trading Forex Terbaik
1. Berdasarkan data fundamental yang kuat
Seberapa pentingkah strategi ini untuk Anda gunakan? Tentu saja penting!
Strategi ini memanfaatkan respon dari pasar saat rilis data ekonomi. Dimana biasanya, pasar akan bergerak lebih volatile jika angka dari sebuah data ekonomi tertentu diumumkan lebih baik atau lebih buruk daripada perkiraan.
Teknik ini termasuk sederhana karena Anda hanya perlu menemukan berita besar yang mempengaruhi pasar forex dunia untuk kemudian mengambil keputusan sell/buy.
Sebagai contoh:
Jika data US non-farm payrolls (NFP) dirilis lebih baik daripada perkiraan, maka USD biasanya akan menguat signifikan setidaknya dalam 20 menit pertama. Sebaliknya, jika data tersebut ternyata lebih buruk daripada perkiraan maka USD biasanya akan melemah tajam.
Dengan demikian, counterpart atau pasangan mata uangnya biasanya akan bergerak naik atau turun dengan tajam pula. Namun, jika akibat data tersebut USD menguat maka pair seperti EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD akan bergerak turun.
Oleh karena itu untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan harga pasca rilis data NFT, para trader harus membuka posisi sell pada pair-pair terebut.
Data ekonomi yang paling sering dimanfaatkan untuk menerapkan strategi ini biasanya adalah US NFP dan keputusan suku bunga Fed. Dengan begitu, mempelajari pergerakan fundamental menjadi bagian penting dalam trading forex.
Ada banyak cara untuk Anda melakukan analisa ini, salah satunya dengan memanfaatkan informasi yang terdapat dalam website Forex Factory yang menyajikan sejumlah data-data ekonomi dari beberapa negara penting dan dianggap mampu menggerakan harga pasar.
2. Angka bulat sebagai acuan support & resistance
Apa itu "angkat bulat?" Dalam trading forex, angka bulat sering disebut sebagai level psikologis yang biasanya merupakan area support atau resistance kunci. Terlepas dari apakah angka depan ganjil atau genap, satu hal yang pasti pada strategi ini adalah angka belakang harus bulat. Ini menjadi titik fokus tersendiri, karena angka bulat mampu mempengaruhi psikologis trader serta pola berpikirnya.
Di sekitar level tersebut, pergerakan harga akan lebih tegas memutuskan apakah akan bounce (berbalik arah) atau break (menembus).
ang dimaksud dengan angka bulat di sini adalah level-level harga seperti;
- 1.50000
- 1.0000
- 0.50000
- 100.000, dsb.
Sedangkan yang dianggap angka tidak bulat adalah harga yang biasa sering kita lihat, seperti;
- 1.38775
- 1.58837
- 139.387, dsb.
Contohnya:
Jika anda melihat harga bergerak di atas area level psikologis itu maka level tersebut bisa menjadi support kunci. Di posisi tersebut, Anda bisa mendapatkan peluang untuk membuka posisi buy dengan acuan stop loss di area level psikologis tersebut.
Namun, jika harga menembus ke bawah level tersebut, Anda bisa mendapatkan peluang untuk membuka posisi sell.
3. Kombinasikan indikator teknikal
Strategi ini sering disebut sebagai sistem trading. Para trader profesional menggunakan beberapa indikator teknikal sekaligus dengan maksud agar indikator yang satu bisa menutupi kelemahan indikator yang lain sehingga sinyal yang dihasilkan diharapkan lebih confirmed.
- Stochastic Oscillator
- Commodity Channel Index (CCI)
- Moving Average
- Fibonacci Retracement
Moving Average (MA) dipergunakan untuk membantu memperkuat bias. Jika trend terlihat jelas (misalnya uptrend atau downtrend), maka MA lebih berfungsi sebagai area support atau resistance dinamis.
Namun jika trend cenderung sulit untuk ditentukan, maka MA bisa memberikan petunjuk, "kira-kira apakah bisa intraday bullish, bearish, atau netral?".
Kolaborasinya dengan Fibonacci Retracement juga mampu memberi informasi area entry yang baik. Meskipun area acuan untuk entry market dapat ditentukan dari Fibonacci Retracement saja.
Namun jika diperkuat oleh MA, maka area tersebut akan semakin valid untuk melakukan entry market. Disisi lain, stochastic dan CCI berfungsi sebagai trigger atau pemicu, yang memberikan sinyal untuk membuka posisi (buy atau sell).
Ketika harga sudah berada di area acuan, maka Anda tinggal menunggu konfirmasi sinyal buy atau sell dari stochastic dan CCI, sesuai dengan bias intraday-nya.
Perlu diingat, Fibonacci Retracement dapat berfungsi sebagai acuan untuk mempersiapkan antisipasi jika Anda salah melakukan analisa.
Penembusan support atau resistance berdasarkan Fibonacci Retracement, akan mengubah bias intraday dari bullish menjadi bearish atau sebaliknya.Tentu saja, ini dapat menjadi warning untuk Anda jika terlanjur membuka posisi buy atau sell.
Apakah Semua Strategi Cocok Untuk Digunakan Oleh Trader?
Tentu tidak! Ingatlah, jangan pernah memaksakan diri menggunakan strategi trading orang lain yang mungkin saja tidak sesuai dengan Anda! Agar trading Anda bisa lebih optimal, pilihlah strategi sederhana yang sesuai dengan karakter masing-masing Anda.
Penting untuk berkonsultasi dengan ahli yang cukup kompeten serta memiliki wawasan yang luas dalam trading, agar bisa membantu Anda menemukan strategi yang sesuai dengan karakter, terutama sesuai dengan modal Anda.
Dicetak ulang dari BelajarTrading, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。