Apa Itu Stop Loss dan Kapan Harus Stop Loss?

avatar
· Views 679

Berinvestasi dalam produk investasi dengan tingkat volatilitas tinggi seperti aset kripto memang memiliki kesulitan tersendiri. Terutama berhubungan dengan mitigasi potensi kerugian. Banyak investor yang mampu mengontrol, tetapi tidak sedikit yang harus menanggung kerugian. Salah satu cara memitigasi kerugian yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan teknik stop loss.


Dilansir dari Pintu Academy, Selasa (22/2) stop loss order merupakan perintah yang dibuat oleh broker untuk membeli atau menjual sebuah instrumen investasi (baik berupa asset kripto maupun saham) saat harganya sudah mencapai batas tertentu. Perintah ini dirancang untuk membatasi kerugian investor.

Contohnya, seorang trader membeli Bitcoin dan menetapkan order stop-loss sebanyak 15% di bawah harga beli. Jadi ketika nilainya turun, order ini akan diaktifkan dan Bitcoin akan dijual sebagai market order.


Menggunakan teknik ini tentu saja bisa mendatangkan berbagai manfaat untuk para trader dan investor. Kamu pun bisa menggunakannya untuk mempertahankan uang yang diinvestasikan, mencegah situasi menjadi lebih buruk, dan menghasilkan keuntungan.

Setelah memahami pengertian dan kegunaannya, hal yang harus kamu lakukan selanjutnya untuk menerapkan teknik ini adalah dengan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Perlu diingat bahwa posisi stop-loss tidak boleh berada di posisi yang terlalu sempit supaya tidak terpengaruh fluktuasi pasar normal.


Ada beberapa cara yang dapat kamu pilih untuk menentukan stop-loss yang tepat:

1. Trailing Stop-Loss

Dikenal juga dengan sebutan protect stop, trailing stop loss bergerak searah dengan tren. Saat harga berbalik dari tren, trailing tidak akan bergerak. Hasil dari teknik ini adalah keuntungan tertinggi, bukan dari entry price.

Kamu bisa menggunakan metode ini meskipun sebelumnya tidak melakukan take profit. Metode ini cukup efektif dipakai di pasar yang sedang trending karena pergerakannya akan seiring harga pasar dan secara otomatis berhenti saat tren berubah arah.


2. Menggunakan Manajemen Risiko

Manajemen risiko adalah cara yang bisa membantu trader untuk melakukan trading dengan disiplin. Ketika kamu trading dengan tekun, kemungkinan untuk meraih keuntungan tentu akan semakin besar.

Beberapa langkah manajemen risiko yang bisa kamu lakukan antara lain adalah jangan gunakan seluruh dana yang ada. Seberapa banyak pun uang yang kamu punya, gunakan sebagian saja untuk membeli beberapa aset kripto saja, dan perhitungkan dengan baik keyakinan dan peluang yang kamu miliki.

 

Register Akun DCFX Commission $1/Lot : https://q.dcfx.co.id/-f7WPz4-R


免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

radego
読者から感謝されました — 合計 1000 のチップを受け取りました。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest