
Hasan Fawzi, calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), memberikan penjelasan tentang perpindahan pengawasan aset kripto dari BAPPEBTI ke OJK. Menurut Hasan, perpindahan ini harus dilakukan dengan semangat dan keinginan yang tulus untuk mengedepankan kepentingan nasional. Dia juga menekankan pentingnya membangun koordinasi dan kerjasama yang kuat dengan semua institusi terkait. Hasan menyebut Bank Indonesia (BI) dan BAPPEBTI sebagai dua institusi yang sangat penting dalam sektor kripto dan perlu menjaga koordinasi dengan keduanya. Dia menjelaskan bahwa proses pengalihan kewenangan pengaturan aset kripto ini harus dilakukan tanpa menghambat perkembangannya saat ini. Hasan menyampaikan bahwa pengalihan ini baru akan terjadi efektif dalam dua tahun ke depan, dan dia berharap ada kerjasama antara OJK dan BAPPEBTI dalam mengeluarkan produk-produk selama periode tersebut. Hasan juga menegaskan bahwa saat peralihan tersebut terjadi, OJK akan memahami kerangka pengaturan yang telah diterbitkan dan masih berada di bawah BAPPEBTI. Perubahan pengawasan ini dilakukan setelah diterbitkannya UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).
Seorang pengguna di broker MIFX merasa frustrasi karena pesannya tidak pernah mendapatkan balasan dari admin. Tidak hanya itu, saat ingin melakukan deposit, nomor rekening yang dituju malah invalid.
2. Pelayanan Lambat dari FBS
Seorang pengguna di broker FBS merasa frustrasi dengan lamanya proses penarikan dana (withdrawal) di broker tersebut serta respon yang lambat dari customer service.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。