INDEKS DOLAR AS: DXY TETAP DI SEKITAR 102,00 SEBAGAI FED HAWKS MELEKTIKAN OTOT MENJELANG INFLASI AS

avatar
· Views 80



 
 Indeks Dolar AS mendorong penurunan beruntun dua hari tetapi tetap defensif menjelang data/peristiwa papan atas.
 Komentar Hawkish dari pemanah Fed, suasana hati-hati sebelum inflasi AS menempatkan lantai di bawah harga DXY.
 IHK AS yang optimis, PPI menjadi penting bagi pembeli Greenback untuk mempertahankan kendali.
 Indeks Dolar AS (DXY) tetap defensif di sekitar 102,00 selama sesi Asia yang lesu pada hari Senin, sementara menantang penurunan beruntun dua hari, serta naik dalam tiga minggu terakhir berturut-turut.  Dengan demikian, ukuran Greenback versus enam mata uang utama berjuang untuk mendukung komentar Fed yang hawkish baru-baru ini di tengah data yang beragam.  Selanjutnya, DXY juga menggambarkan suasana kehati-hatian pasar menjelang data inflasi utama AS untuk bulan Juli.

 Selama akhir pekan, Gubernur Federal Reserve (Fed) Michelle Bowman mengatakan bahwa Fed harus tetap bersedia menaikkan suku bunga dana federal pada pertemuan mendatang jika data yang masuk menunjukkan bahwa kemajuan inflasi terhenti.  Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Jumat kepada Bloomberg, bahwa bank sentral kemungkinan akan mempertahankan kebijakan moneter dalam wilayah yang terbatas hingga tahun 2024. Sebaliknya, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee menyatakan bahwa mereka harus mulai memikirkan bagaimana  lama menahan suku bunga.

 Patut diperhatikan bahwa penurunan peringkat kredit AS mendukung permintaan surga Greenback meskipun ada data yang beragam.  Yang mengatakan, laporan ketenagakerjaan AS membukukan angka Nonfarm Payrolls (NFP) yang lebih lembut dari perkiraan 187K, dibandingkan 185K sebelumnya (direvisi) dan perkiraan pasar 200K, sedangkan Tingkat Pengangguran turun menjadi 3,5% dari perkiraan 3,6% dan pembacaan sebelumnya.  Selanjutnya, Penghasilan Per Jam Rata-rata mencetak ulang angka 0,4% MoM dan 4,4% YoY dengan menentang ekspektasi menyaksikan sedikit penurunan dalam pertumbuhan upah.

 Yang juga penting adalah fakta bahwa PMI Manufaktur ISM untuk bulan Juli sedikit meningkat tetapi PMI Jasa yang lebih penting turun untuk bulan tersebut.  Selain itu, Pesanan Pabrik AS naik tipis untuk bulan Juni dan begitu pula data terkait pekerjaan tingkat kedua seperti Produktivitas Nonpertanian dan Pembukaan Pekerjaan JOLT.  Namun, Biaya Tenaga Kerja Unit Q2 mereda dan bermasalah mendukung kenaikan suku bunga September Fed.

 Terhadap latar belakang ini, taruhan pasar pada kenaikan suku bunga September Fed berkurang dari 20,0% menjadi 13% setiap minggu, menurut Alat FedWatch CME.  Selain itu, penurunan terbaru dalam imbal hasil obligasi Treasury AS dari tertinggi multi-bulan juga mendorong kenaikan DXY.

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest