EUR/JPY menghentikan kenaikan beruntun tiga hari tetapi tidak memiliki tindak lanjut.
Imbal hasil obligasi negara mendekati puncak yang mengkhawatirkan, saham berjangka turun di tengah sentimen buruk.
Kekhawatiran yang menjulang tentang campur tangan Jepang untuk mempertahankan Yen, kesengsaraan ekonomi Jerman mendorong pembeli pasangan.
Neraca Perdagangan Zona Euro akan menghiasi kalender tetapi hasil, katalis risiko akan lebih penting untuk arah yang jelas.
EUR/JPY bertahan pada penurunan ringan di sekitar terendah intraday 159,03 karena mencetak penurunan harian pertama dalam empat menuju sesi Eropa Kamis. Dengan demikian, pasangan lintas mata uang gagal membenarkan imbal hasil obligasi Treasury yang lebih kuat di tengah kekhawatiran intervensi Jepang untuk mempertahankan Yen, serta obrolan bahwa Jerman dapat terus membebani optimisme ekonomi zona euro.
Meskipun demikian, imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun tetap menguat di level tertinggi sejak Oktober 2022 yang ditandai pada hari sebelumnya, sekitar 4,29% pada saat penulisan. Perlu dicatat bahwa tingkat kupon obligasi yang tinggi memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi dan menenggelamkan aset berisiko, sekaligus menopang Dolar AS, selama akhir 2022.
Di sisi lain, lembaga pemeringkat global Fitch Ratings menurunkan proyeksi Produk Domestik Bruto (PDB) jangka menengah untuk 10 negara maju, termasuk Jerman, dalam Outlook Ekonomi Global triwulanan yang diterbitkan Rabu.
Selain itu, data UE yang beragam juga mendorong pembeli EUR/JPY di tengah kekhawatiran bahwa pembuat kebijakan Jepang siap untuk melakukan intervensi di pasar uang untuk mempertahankan Yen. Pada hari Rabu, Produksi Industri Zona Euro untuk bulan Juni menandai pertumbuhan tak terduga sebesar 0,5% MoM dibandingkan perkiraan pasar -0,1% dan pembacaan sebelumnya 0,0%. Di baris yang sama, angka Output Industri tahunan meningkat menjadi -1,2% YoY dari -2,5% yang tercatat di bulan Mei, dibandingkan -4,2% yang diantisipasi. Selanjutnya, pembacaan kedua Produk Domestik Bruto (PDB) Zona Euro untuk kuartal kedua (Q2) mengkonfirmasi estimasi awal 0,3% QoQ dan 0,6% YoY tetapi pembacaan pertama Perubahan Ketenagakerjaan mereda untuk periode tersebut.
Di sisi lain, Jepang menandai cetakan campuran Neraca Perdagangan Barang untuk bulan Juli dan Pesanan Mesin yang optimis untuk bulan Juni, yang pada gilirannya mempertahankan dukungan pejabat Bank Jepang (BoJ) untuk kebijakan moneter yang sangat longgar. Selain itu, Indeks Industri Tersier Jepang untuk bulan Juni turun menjadi -0,4% MoM dibandingkan 1,2% sebelumnya.
Di tempat lain, kekhawatiran Fed yang hawkish bergabung dengan kekhawatiran pemulihan ekonomi China yang lebih lambat juga membebani sentimen dan mendorong kenaikan pasangan EUR/JPY, melalui mood risk-off. Sementara menggambarkan sentimen, S&P500 Futures turun ke level terendah dalam lima minggu sedangkan Eurostoxx 50 Futures juga tetap tertekan paling akhir.
Ke depan, Neraca Perdagangan Zona Euro untuk Juni akan bertindak sebagai katalis langsung tetapi faktor risiko akan sangat penting untuk panduan yang jelas
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
