Kantor berita Kyodo melaporkan pada hari Senin bahwa Kementerian Keuangan Jepang (MoF) akan menaikkan asumsi suku bunga jangka panjang menjadi 1,5% pada tahun fiskal (FY) 2024/25 dari rekor terendah 1,1% pada FY2023/24 .
“Revisi ke atas terhadap suku bunga yang digunakan kementerian untuk menghitung biaya pembayaran utang Jepang dibuat berdasarkan kenaikan imbal hasil pasar menyusul perubahan kebijakan pelonggaran moneter besar-besaran yang dilakukan Bank of Japan (BoJ),” kata Kyodo dalam laporannya.