EUR/USD naik lebih tinggi untuk hari kedua berturut-turut dan mendapat dukungan dari USD yang lebih lemah.
Penyempitan inversi kurva imbal hasil Jerman memberikan dukungan kepada Euro dan pasangan mata uang ini.
Ekspektasi Fed yang hawkish mungkin membatasi penurunan USD dan membatasi kenaikan lebih lanjut.
Pedagang mungkin juga lebih memilih absen menjelang Simposium Jackson Hole.
Pasangan EUR/USD memperoleh daya tarik positif untuk hari kedua berturut-turut pada hari Selasa dan naik kembali di atas angka 1,0900 selama sesi Asia. Harga spot saat ini diperdagangkan mendekati level tertinggi tiga hari dan tampaknya akan melanjutkan pemantulan baru-baru ini dari level terendah dua bulan, di sekitar wilayah 1,0845 yang disentuh Jumat lalu.
Kepala Ekonom Bank Sentral Eropa (ECB) Philip Lane mengatakan pada hari Jumat bahwa perekonomian Zona Euro akan terus tumbuh dan tidak mungkin mengalami resesi yang dalam atau berkelanjutan. Hal ini menyebabkan penyempitan inversi kurva imbal hasil Jerman dan mendukung prospek pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh ECB, yang dipandang mendukung mata uang tunggal. Selain itu, sedikit pelemahan Dolar AS (USD) ternyata menjadi faktor lain yang menjadi pendorong bagi pasangan EUR/USD.
Faktanya, Indeks USD (DXY), yang mengukur Greenback terhadap sejumlah mata uang, masih tertekan di bawah level tertinggi sejak 12 Juli karena para pedagang masih bertaruh pada gagasan bahwa Federal Reserve (Fed) akan menghentikan sementara kenaikan suku bunganya. siklus pada bulan September. Meskipun demikian, data ekonomi AS yang masuk terus menunjukkan perekonomian yang sangat tangguh dan membuka peluang bagi kenaikan 25bps lagi pada akhir tahun ini, yang akan membantu membatasi penurunan signifikan USD.
Pandangan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama tetap mendukung peningkatan imbal hasil obligasi Treasury AS. Perlu diingat bahwa imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah naik ke level tertinggi baru dalam 15 tahun pada hari Senin. Selain itu, nada risiko yang secara umum lebih lemah membantu safe-haven USD untuk bertahan tepat di atas Simple Moving Average (USD) 200 hari yang signifikan secara teknis. Hal ini mungkin menahan pembeli untuk memasang taruhan agresif di sekitar pasangan EUR/USD.
Investor mungkin juga lebih memilih untuk absen menjelang pidato Ketua Fed Jerome Powell dan Presiden ECB Christine Lagarde di Simposium Jackson Hole akhir pekan ini. Investor selanjutnya akan mengambil isyarat dari versi awal angka PMI dari Zona Euro dan AS, yang akan dirilis pada hari Rabu, yang akan memberikan wawasan baru mengenai kesehatan perekonomian dan apakah masing-masing bank sentral mampu menaikkan suku bunga lebih lanjut.
Sementara itu, para pedagang pada hari Selasa akan mengambil isyarat dari rilis angka Neraca Transaksi Berjalan Zona Euro, yang akan diikuti oleh Penjualan Rumah yang Ada dan Indeks Manufaktur Richmond selama awal sesi Amerika Utara dari AS. Hal ini, bersama dengan imbal hasil obligasi AS dan sentimen risiko yang lebih luas, akan mempengaruhi dinamika harga USD dan menghasilkan peluang perdagangan jangka pendek di sekitar pasangan EUR/USD.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
