HARGA EMAS MELAMPAUT DI TENGAH PERMINTAAN DOLAR AS Menjelang JACKSON HOLE

avatar
· Views 143



 
 Harga emas menemukan tawaran beli karena daya tarik terhadap Dolar AS memudar.
 Pasar tenaga kerja AS yang ketat dapat menjadi faktor penghambat pencapaian stabilitas harga.
 Pidato Fed Powell di Jackson Hole adalah peristiwa penting minggu ini
 Harga emas (XAU/USD) rebound pada hari Selasa setelah mencetak level terendah baru dalam lima bulan di bawah $1,890.00, memanfaatkan koreksi ringan pada Dolar AS.  Logam mulia pulih karena investor tampaknya yakin bahwa Federal Reserve (Fed) tidak berencana menaikkan suku bunga lebih lanjut namun juga mengakui bahwa penurunan suku bunga kemungkinan tidak akan dibahas tahun ini.

 Perekonomian AS tetap tangguh karena pasar tenaga kerja di negara tersebut sangat ketat.  Ketua Fed Jerome Powell kemungkinan akan memberikan panduan mengenai suku bunga dan prospek ekonomi dalam pidatonya di Simposium Ekonomi Jackson Hole.  Perlu diperhatikan apakah Jerome Powell menyebutkan kemungkinan resesi akibat kebijakan moneter yang restriktif.  Di sisi data ekonomi, data Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Juli akan diawasi minggu ini.

 Intisari Harian Penggerak Pasar: Harga emas melanjutkan pemulihan seiring koreksi Dolar AS
 Harga emas melanjutkan pemulihannya hingga mendekati resistensi penting di $1.900 karena Indeks Dolar AS (DXY) terkoreksi setelah gagal naik di atas rintangan 103,50.
 Logam mulia menguat karena investor tetap yakin bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada kebijakan moneter bulan September.
 Imbal hasil Treasury AS kesulitan untuk melanjutkan kenaikannya, memberikan kondisi yang setara menjelang Simposium Ekonomi Jackson Hole.
 Investor akan mencermati komentar Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole.  Powell kemungkinan besar akan memberikan peta jalan mengenai cara mengurangi inflasi pada tahap terakhir dan mencapai stabilitas harga.
 Pelaku pasar memperkirakan komentar Jerome Powell tidak akan disertai peringatan kenaikan suku bunga tambahan.  Namun, pesan kuat yang menyatakan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam jangka waktu yang lebih lama tidak dapat dikesampingkan.
 Terlepas dari panduan suku bunga, pandangan Powell mengenai pasar tenaga kerja dan aktivitas ekonomi secara luas akan diawasi dengan ketat.
 Morgan Stanley mengatakan kemungkinan perubahan pemikiran mengenai tingkat suku bunga netral patut mendapat perhatian karena hal ini akan menyiratkan pergeseran jalur suku bunga kebijakan yang diharapkan dan dengan demikian juga mempengaruhi kurva imbal hasil secara keseluruhan.
 Sebelum acara Jackson Hole, investor akan fokus pada data PMI Global S&P dan Penjualan Rumah Baru, yang akan dipublikasikan pada hari Rabu.
 Menurut perkiraan, PMI Manufaktur diperkirakan meningkat menjadi 49,3 di bulan Agustus dari 49,0 di bulan Juli.  PMI Jasa diperkirakan sedikit menurun menjadi 52,2 dari 52,3a pada bulan sebelumnya.
 Penjualan Rumah Baru Bulanan untuk bulan Juli diperkirakan meningkat meskipun tingkat hipotek lebih tinggi.
 Kumpulan data ekonomi utama adalah Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan Juli, yang akan dirilis pada hari Kamis pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).  Pesanan diperkirakan akan berkontraksi tajam sebesar 4,0%.  Pada bulan Juni, Pesanan Barang Tahan Lama meningkat sebesar 4,6%.
 Suasana pasar berubah ceria meskipun faktanya Moody's dan S&P Global telah menurunkan peringkat kredit bank-bank komersial AS, dengan alasan risiko meningkatnya arus keluar dana di lingkungan suku bunga tinggi.
 Perekonomian AS diperkirakan akan tetap tangguh karena pasar tenaga kerja sangat ketat dan belanja konstruksi meningkat meskipun tingkat suku bunga lebih tinggi.
 Para pengambil kebijakan The Fed mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan bisa melambat selama beberapa kuartal di tengah agenda pencapaian stabilitas harga.
 Sebuah survei yang dilakukan pada bulan Juli oleh National Federation of Independent Business (NFIB) menunjukkan bahwa usaha kecil tidak lagi terlalu mengkhawatirkan kesehatan bank mereka dibandingkan dengan dampak kegagalan bank pada musim semi ini, termasuk yang terjadi pada Silicon Valley Bank.
 Survei NFIB yang dilakukan lebih lanjut menunjukkan bahwa 52% pemilik usaha kecil mengatakan perekonomian sudah berada dalam resesi.  Persentase tersebut turun dari 55% yang tercatat pada bulan April.
 Analisis Teknis: Harga emas menghasilkan penembusan konsolidasi dua hari
 Harga emas menghasilkan penembusan konsolidasi selama dua hari dan melonjak mendekati level resistance $1.900.  Logam mulia menguat karena Dolar AS gagal melanjutkan reli, memberikan kondisi yang seimbang menjelang Simposium Jackson Hole.  Logam kuning ini rebound setelah mencetak level terendah baru dalam lima bulan di sekitar $1,885.00, namun masih diperdagangkan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, yang menunjukkan bahwa tren jangka panjang adalah bearish

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

  • tradingContest