USD/JPY TERTAHAN DI BAWAH AREA 145,00, PERHATIKAN DATA AS

avatar
· Views 131




 USD/JPY menembus di bawah angka 145,00 karena imbal hasil Treasury AS turun dari tertinggi multi-tahun.
 Aktivitas industri Jepang mengalami kontraksi selama tiga bulan berturut-turut pada bulan Agustus.
 Aktivitas bisnis AS pada bulan Agustus berkembang dengan lambat.
 Simposium Jackson Hole akan menjadi acara yang diawasi ketat oleh para pedagang.
 Pasangan USD/JPY tetap defensif selama awal jam perdagangan Asia pada hari Kamis.  Pasangan mata uang utama saat ini diperdagangkan di sekitar 144,80, turun 0,03% untuk hari ini.  Dolar AS (USD) melemah karena imbal hasil Treasury AS turun dari level tertinggi multi-tahun dan turun di bawah 4,20%.

 Pada hari Rabu, aktivitas industri Jepang mengalami kontraksi selama tiga bulan berturut-turut di bulan Agustus.  Data awal dari Jibun Bank mengungkapkan bahwa PMI manufaktur Jepang untuk bulan Agustus meningkat menjadi 49,7 dari 49,6.  Hasilnya lebih rendah dari perkiraan 49,5.  Sedangkan PMI Jasa naik dari 53,8 menjadi 54,3 pada periode yang sama.  Namun, pembacaan pertama data S&P PMI yang suram dari AS, Inggris, dan Zona Euro memicu kekhawatiran resesi dan meningkatkan permintaan terhadap Yen Jepang, aset safe-haven tradisional.

 Dolar AS (USD) melemah setelah data menunjukkan bahwa aktivitas bisnis AS pada bulan Agustus berkembang dengan lambat.  Meskipun demikian, PMI Komposit Global S&P awal turun menjadi 50,4, turun dari sebelumnya 52,0 dan di bawah ekspektasi pasar sebesar 52,0.  Ini merupakan penurunan terbesar sejak November 2022. PMI Manufaktur Global S&P turun menjadi 47 dari 49 pada bulan sebelumnya, sementara PMI Jasa turun menjadi 51 dari 52,4 pada bulan sebelumnya.  Sementara itu, Penjualan Rumah Baru tahunan AS mencapai 714 ribu, melebihi ekspektasi sebesar 705.000 dengan selisih yang signifikan.

 Awal pekan ini, Presiden Federal Reserve Bank (Fed) di Richmond Thomas Barkin mengatakan bahwa kebijakan moneter perlu diperketat jika inflasi tetap tinggi.  Pelaku pasar akan mengambil petunjuk mengenai prospek suku bunga dari Simposium Jackson Hole pada hari Kamis.  Komentar hawkish dari pengambil kebijakan bank sentral mungkin membatasi kenaikan Yen Jepang dan mendukung pasangan USD/JPY.  Meskipun demikian, perbedaan kebijakan moneter antara AS dan Jepang merupakan pendorong utama melemahnya Yen.

 Selanjutnya, Klaim Pengangguran dan Pesanan Barang Tahan Lama mingguan AS akan dirilis pada hari Kamis.  Simposium Jackson Hole akan menjadi acara yang diawasi ketat oleh para pedagang.  Pada hari Jumat, perhatian akan beralih ke Pidato Ketua Fed Jerome Powell.  Peristiwa tersebut akan sangat penting untuk menentukan pergerakan yang jelas pada pasangan USD/JPY.

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

  • tradingContest