INDONESIA: TANDA DISINFLASI LEBIH LANJUT MUNCUL PADA SEPTEMBER – UOB

avatar
· Views 88



 Ekonom UOB Group Enrico Tanuwidjaja dan Ekonom Junior Agus Santoso menilai angka inflasi Indonesia yang baru-baru ini dipublikasikan.


 Poin Penting

 Inflasi umum Indonesia di bulan September turun menjadi 2,3% y/y vs 3,3% di bulan Agustus didukung oleh rendahnya inflasi di hampir semua komponen, kecuali makanan & minuman (F&B) dan infokom.  Pembatasan pasokan mendorong harga beras, bawang putih, daging ayam, ikan, dan komoditas pangan lainnya lebih tinggi pada bulan September. Selain itu, gangguan pada rantai pasokan beras global akibat pembatasan ekspor oleh beberapa eksportir beras telah menyebabkan kenaikan inflasi pangan pada bulan September.  .


 Data inflasi bulan September memperkuat pandangan kami bahwa inflasi tahun 2023 akan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.  Kami menurunkan perkiraan inflasi tahun 2023 dari 3,8% y/y menjadi 3,6% (2022: 4,2%) karena penurunan inflasi harga inti dan harga yang diatur pemerintah (administered price) yang lebih cepat dari perkiraan.  Namun, kami tidak mengecualikan risiko bahwa depresiasi rupiah baru-baru ini berpotensi menambah kenaikan inflasi pada 4Q23

免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest