Harga emas mendapatkan kembali daya tarik positif di tengah risiko geopolitik dan lemahnya permintaan USD.
Prospek hawkish The Fed tetap mendukung kenaikan imbal hasil obligasi AS dan membatasi kenaikan.
Kekuatan berkelanjutan di luar SMA 50-hari diperlukan agar pembeli dapat mengambil kendali jangka pendek.
Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa aksi beli-saat-turun selama sesi Asia pada hari Jumat dan tetap tidak jauh dari level tertinggi hampir dua minggu yang dicapai pada hari sebelumnya. Konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda deeskalasi, yang, seiring dengan sedikit pelemahan Dolar AS (USD), ternyata menjadi faktor utama yang memberikan dukungan pada komoditas safe-haven. Meskipun demikian, meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama di tengah kekhawatiran terhadap inflasi yang stagnan dan kuatnya perekonomian AS mungkin terus menjadi penghambat bagi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil ini.
Faktanya, risalah pertemuan FOMC pada akhir bulan Januari mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan khawatir akan penurunan suku bunga yang terlalu cepat. Selain itu, komentar sejumlah pejabat Fed yang berpengaruh menunjukkan bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk melonggarkan kebijakan moneternya. Hal ini tetap mendukung peningkatan imbal hasil obligasi Treasury AS dan mendukung kenaikan USD. Selain itu, sentimen risk-on yang lazim di pasar ekuitas global dapat berkontribusi membatasi kenaikan harga Emas. Oleh karena itu, pembeli mungkin menunggu penguatan berkelanjutan di luar Simple Moving Average (SMA) 50-hari sebelum memasang taruhan baru.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。