免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
Rupee India (INR) diperdagangkan dengan catatan negatif pada hari Kamis karena penguatan Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih tinggi. Penurunan USD/INR kemungkinan akan terbatas dalam waktu dekat di tengah arus keluar asing dan laporan CPI AS yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Februari menunjukkan bahwa Federal Reserve (Fed) akan menunggu lebih lama untuk menurunkan suku bunga. Selain itu, rebound harga minyak juga membebani INR karena India menempati peringkat ketiga di dunia dalam hal konsumsi minyak.
Pelaku pasar menunggu Indeks Harga Grosir (WPI) Makanan, Bahan Bakar, dan Inflasi India pada hari Kamis untuk mencari dorongan baru. Inflasi WPI India diperkirakan turun menjadi 0,25% YoY di bulan Februari dari 0,27% di bulan Januari. Dalam kalender ekonomi AS, Penjualan Ritel AS akan menjadi sorotan utama pada hari Kamis. Selain itu, Indeks Harga Produsen (IHP), Persediaan Bisnis, dan Klaim Pengangguran Awal mingguan seperti biasa akan dirilis hari ini.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。