WTI MELANJUTKAN KEMENANGAN BERUNTUNNYA DITENGAH MENINGKATNYA KEKHAWATIRAN TERHADAP PASOKAN, MENINGKAT KE $80,90

avatar
· Views 81




  • Apresiasi harga WTI menyusul serangan Ukraina terhadap kilang Rusia.
  • Ukraina telah menyatakan tidak akan memperpanjang perjanjian lima tahun dengan Gazprom Rusia.
  • Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menegaskan untuk melanjutkan rencana perluasan wilayah Rafah di Gaza.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) terus mengalami kenaikan, mencapai sekitar $80,90 per barel selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Harga minyak mentah mendapat momentum positif yang didorong oleh kekhawatiran akan gangguan pasokan akibat meningkatnya risiko geopolitik.

Secara khusus, kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan dipicu oleh serangan Ukraina terhadap kilang Rusia. Salah satu serangan pada hari Sabtu mengakibatkan kebakaran singkat di kilang Slavyansk di Krasnodar. Menurut analisis Reuters, serangan-serangan ini telah menyebabkan terhentinya sekitar 7% kapasitas penyulingan Rusia pada kuartal pertama.

Lebih jauh lagi, Ukraina mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka tidak bermaksud untuk memperpanjang perjanjian lima tahun dengan Gazprom Rusia mengenai transit gas Rusia ke Eropa, juga tidak berencana untuk menegosiasikan perjanjian baru. Kesepakatan yang ada dibuat pada tahun 2019 antara Moskow dan Kyiv. Perjanjian ini akan berakhir pada akhir Desember 2024.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan niatnya untuk melanjutkan rencana perluasan wilayah Rafah di Gaza, yang semakin memperumit prospek perjanjian perdamaian. Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan bahwa langkah ini akan menghambat upaya perdamaian regional secara signifikan.

Selain itu, investor sangat menantikan keputusan suku bunga dari bank sentral utama minggu ini. Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan mempertahankan kenaikan suku bunga kebijakannya saat ini. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Juni dan Juli masing-masing sebesar 56,3% dan 75,2%. Biaya pinjaman yang lebih tinggi mengurangi permintaan minyak, sehingga memberikan tekanan pada harga minyak mentah.


免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest