- USD/CHF terapresiasi karena penghindaran risiko menjelang data penting dari Amerika Serikat.
- Penurunan imbal hasil Treasury AS dapat membatasi kenaikan Dolar AS.
- Franc Swiss terdepresiasi akibat perbedaan kebijakan moneter antara SNB dan The Fed.
USD/CHF bergerak ke arah positif, didorong oleh penguatan Dolar AS (USD), kemungkinan dipengaruhi oleh sentimen risk-off. Sentimen ini dipicu oleh antisipasi seputar rilis Produk Domestik Bruto AS yang Disetahunkan pada hari Kamis dan Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) yang dijadwalkan pada hari Jumat. Akibatnya, pasangan USD/CHF naik ke tertinggi empat bulan di dekat 0,9050 pada awal sesi Eropa pada hari Rabu.
Namun, penurunan imbal hasil Treasury AS mungkin disebabkan oleh ekspektasi seputar Federal Reserve (Fed) AS yang mempertimbangkan potensi penurunan suku bunga pada bulan Juni. Sentimen ini berpotensi membatasi kenaikan Dolar AS, sehingga memberikan tekanan pada pasangan USD/CHF.
Franc Swiss (CHF) telah terdepresiasi karena perbedaan kebijakan moneter antara Swiss National Bank (SNB) dan Federal Reserve. Dalam pertemuannya di bulan Maret, SNB mengejutkan pasar dengan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 1,5%, menandai penurunan suku bunga pertama di antara bank-bank sentral utama sejak dimulainya disinflasi global pada tahun 2023. Setelah pengumuman tersebut, CHF memperpanjang tahun kerjanya. -kelemahan saat ini. Menjadi bank sentral G10 pertama yang melakukan pemotongan kemungkinan akan melemahkan mata uang.
Franc Swiss bisa saja memperoleh kekuatan karena penghindaran risiko yang dipicu oleh peluncuran investigasi Uni Eropa (UE) terhadap perusahaan teknologi besar seperti Apple, Google, dan Meta pada hari Senin. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik antara Ukraina dan Rusia dapat menyebabkan investor mencari perlindungan pada mata uang safe-haven seperti CHF.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
