Selama akhir pekan, perkembangan di Timur Tengah mendorong penghindaran risiko di pasar keuangan. Karena tetap ditutup, Bitcoin menjadi pecundang utama, meskipun telah mengurangi beberapa dampak buruk yang ditimbulkan pada selera risiko. Serangan Iran terhadap Israel berakhir tanpa korban jiwa, meskipun Teheran menegaskan bahwa mereka tidak akan tetap bersilang senjata jika Israel meningkatkan konflik.
Menurut Bloomberg, beberapa pejabat AS yang berbicara secara anonim mengatakan bahwa Gedung Putih mendesak Israel agar tidak melakukan pembalasan.
Selain perkembangan ini, data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) mendukung kenaikan terakhir USD/JPY, meskipun masih belum menembus angka 150,00.
Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan Penjualan Ritel di bulan Maret naik 0,7% MoM, di atas ekspektasi 0,4%. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 2,1% pada Q1 2024 dibandingkan kuartal pertama tahun lalu, yang merupakan indikasi kuatnya konsumen.
Mengikuti data tersebut, imbal hasil Treasury AS meroket, dengan kurva jangka pendek dan panjang meningkat lebih dari 10 basis poin (bps).
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
