Indeks Dolar AS (DXY) terpuruk pada hari Senin setelah Yen Jepang mengguncang pasar dengan menguat secara substansial. Ditambah dengan perubahan sentimen dalam data AS sejak minggu lalu, dengan Produk Domestik Bruto dan Indeks Manajer Pembelian mulai mendekati kontraksi, maka eksepsionalisme AS terlihat suram. Perekonomian AS belum mengalami stagflasi, meskipun peluang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga mulai tertutup dengan cepat pada tahun ini.
Pada sisi positifnya, 105,88 (level penting sejak Maret 2023) perlu dipulihkan lagi sebelum menargetkan tertinggi 16 April di 106,52. Lebih jauh ke atas dan di atas level bulat 107,00, indeks DXY dapat menemui resistensi di 107,35, tertinggi pada 3 Oktober.
Untuk sisi negatifnya, 105,12 dan 104,60 akan bertindak sebagai support menjelang Simple Moving Averages (SMA) 55-hari dan 200-hari masing-masing di 104,40 dan 104,10. Jika level tersebut tidak dapat dipertahankan, SMA 100-hari di dekat 103,75 adalah kandidat terbaik berikutnya
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
