- Dolar AS melemah karena angka Penjualan Ritel yang lebih rendah dari perkiraan, yang memicu spekulasi dovish terhadap The Fed.
- Pasar mencerna komentar dari pejabat Fed yang menaruh taruhan mereka pada siklus penurunan suku bunga.
- Investor terus menantang The Fed dan bertaruh akan lebih dari satu pemotongan suku bunga pada tahun 2024.
Pada hari Selasa, Dolar AS, yang diukur dengan Indeks DXY (DXY), mencatat penurunan dan menetap di 105,30. Penurunan ini terutama disebabkan oleh reaksi pasar terhadap komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve (Fed) dan juga data Penjualan Ritel yang kurang dari yang diantisipasi untuk bulan Mei.
Prospek perekonomian AS dipenuhi dengan sinyal yang beragam, namun tanda-tanda disinflasi mulai muncul, yang dapat melemahkan USD.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。