免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
Dolar Australia (AUD) memulihkan penurunan setelah merilis Indeks Harga Konsumen Bulanan (CPI) bulan Mei yang lebih tinggi dari perkiraan. Inflasi yang terus-menerus tinggi merupakan hambatan bagi kemungkinan penurunan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA), yang berpotensi mendukung Dolar Aussie dan menopang pasangan AUD/USD.
Asisten Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Christopher Kent menyatakan pada hari Rabu bahwa data terbaru menekankan perlunya tetap waspada terhadap potensi kenaikan inflasi. Kent mencatat bahwa kebijakan saat ini berkontribusi terhadap pertumbuhan permintaan yang lebih lambat dan inflasi yang lebih rendah. Dia juga menyebutkan bahwa tidak ada opsi yang dikecualikan mengenai penyesuaian suku bunga di masa depan, menurut Bloomberg.
Dolar AS tetap tenang setelah membukukan kenaikan pada hari Selasa. Investor menjadi berhati-hati menjelang rilis data utama ekonomi AS akhir pekan ini. Revisi Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal pertama (Q1) dijadwalkan akan dirilis pada hari Kamis, diikuti oleh Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) pada hari Jumat.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。