DOLAR AUSTRALIA TERPRESTASI SETELAH KOMENTAR DOVISH DARI DEPUTI GUBERNUR RBA HAUSER

avatar
· Views 137



  • Dolar Australia melemah karena Deputi Gubernur RBA Hauser menyarankan agar tidak merumuskan kebijakan berdasarkan laporan inflasi tunggal.
  • Tingginya inflasi Australia telah memicu spekulasi bahwa RBA mungkin akan menaikkan suku bunga lagi pada bulan Agustus.
  • Dolar AS menguat karena imbal hasil yang lebih tinggi menjelang rilis inflasi PCE Inti pada hari Jumat.

Dolar Australia (AUD) terdepresiasi terhadap Dolar AS (USD) pada hari Jumat, yang mungkin disebabkan oleh komentar dovish dari Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Andrew Hauser. Hauser mengatakan merupakan “kesalahan buruk” jika merumuskan kebijakan sebagai respons terhadap laporan inflasi tunggal. Dia menekankan bahwa masih ada serangkaian data ekonomi yang akan datang yang memerlukan analisis rinci, menurut Bloomberg.

AUD menguat setelah merilis Indeks Harga Konsumen Bulanan (CPI) bulan Mei yang lebih tinggi dari perkiraan. Inflasi yang terus-menerus tinggi telah memicu spekulasi bahwa RBA mungkin akan menaikkan suku bunga lagi pada bulan Agustus.

Dolar AS (USD) menguat karena imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih tinggi. Inflasi Indeks Harga PCE Inti hari Jumat diperkirakan turun YoY menjadi 2,6% dari sebelumnya 2,8%. Data ini dipandang sebagai ukuran inflasi pilihan Federal Reserve (Fed).


免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest