- USD/CAD melemah akibat naiknya harga WTI di tengah meningkatnya kekhawatiran pasokan.
- Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mencegat sekitar 30 "proyektil" yang melintasi Lebanon pada Senin dini hari.
- Alat CME FedWatch menunjukkan peluang sebesar 46,5% bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan September, dibandingkan dengan 74,0% seminggu yang lalu.
USD/CAD terus melemah selama tujuh sesi berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,3730 pada dini hari Senin. Penurunan ini disebabkan oleh membaiknya Dolar Kanada (CAD) menyusul harga minyak mentah yang lebih tinggi, mengingat fakta bahwa Kanada merupakan eksportir minyak mentah terbesar ke Amerika Serikat (AS).
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan tren kenaikannya selama empat hari berturut-turut, diperdagangkan pada harga $76,20 per barel saat berita ini ditulis. Harga minyak mentah naik karena meningkatnya kekhawatiran pasokan di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
ABC News melaporkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mencegat sekitar 30 "proyektil" yang melintas dari Lebanon ke Israel utara pada Senin pagi. IDF menyatakan bahwa beberapa proyektil mendarat di area terbuka, dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Pada hari Sabtu, serangan Israel ke Gaza meningkat dengan serangan udara yang menargetkan kompleks sekolah, yang mengakibatkan sedikitnya 90 korban jiwa, menurut Layanan Darurat Sipil Gaza. Israel membantah angka korban ini, dan menganggapnya berlebihan. Sementara itu, Hamas telah menyatakan ketidakpastian tentang keterlibatan dalam negosiasi gencatan senjata baru pada hari Minggu, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
