DOLAR AUSTRALIA MELOMPAT LEBIH TINGGI KARENA BERKURANGNYA TARUHAN TENTANG PEMOTONGAN SUKU BUNGA RBA YANG AKAN DATANG

avatar
· Views 122



  • Dolar Australia menguat lebih lanjut karena membaiknya sentimen risiko.
  • RBA berkonsentrasi pada potensi risiko kenaikan inflasi dan tidak mengantisipasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
  • Dolar AS melemah akibat komentar dovish dari pejabat Fed.

Dolar Australia (AUD) melanjutkan tren kenaikannya selama tiga hari berturut-turut terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin. Kenaikan pasangan AUD/USD dapat dikaitkan dengan sentimen risiko yang membaik, bersama dengan sentimen agresif yang menyelimuti Reserve Bank of Australia (RBA) terkait prospek kebijakannya. Investor akan mencermati Risalah Rapat RBA dan Keputusan Suku Bunga People's Bank of China (PBoC) pada hari Selasa.

Gubernur RBA Michele Bullock menyatakan pada hari Jumat bahwa bank sentral Australia berfokus pada potensi risiko kenaikan inflasi dan mengantisipasi tidak ada penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Bullock menekankan bahwa dewan RBA yakin telah mencapai keseimbangan yang tepat antara mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas dalam iklim ekonomi saat ini, menurut ABC News .

Dolar AS (USD) mengalami tekanan turun karena kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) mulai bulan September meningkat. Data ekonomi AS minggu lalu menunjukkan Penjualan Ritel melampaui ekspektasi, sementara Indeks Harga Produsen (PPI) dan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengindikasikan bahwa inflasi mereda. Selain itu, Pembangunan Perumahan pada bulan Juli turun ke level terendah sejak tahun 2020. Minggu ini, semua mata akan tertuju pada pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang akan datang.


免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
応答 0

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。

  • tradingContest