- Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang meningkat sebesar 2,8% tahun-ke-tahun pada bulan Juli, mempertahankan tingkat ini selama tiga bulan berturut-turut dan tetap pada level tertinggi sejak Februari. Selain itu, CPI Nasional tidak termasuk Makanan Segar naik sebesar 2,7%, angka tertinggi sejak Februari, sesuai dengan ekspektasi.
- PMI Gabungan AS turun tipis menjadi 54,1 pada bulan Agustus, level terendah dalam empat bulan, dari 54,3 pada bulan Juli, tetapi tetap di atas ekspektasi pasar sebesar 53,5. Hal ini menunjukkan ekspansi berkelanjutan dalam aktivitas bisnis AS, menandai pertumbuhan selama 19 bulan berturut-turut.
- PMI Jasa Global AS S&P meningkat menjadi 55,2 pada Agustus 2024, dari 55,0 pada Juli, bertentangan dengan ekspektasi penurunan menjadi 54,0. Sementara itu, PMI Manufaktur turun menjadi 48,0 pada Agustus dari 49,6 pada bulan sebelumnya, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 49,6 dan menandakan kontraksi kedua berturut-turut dalam aktivitas pabrik AS pada tingkat tertajam tahun ini.
- Pada hari Kamis, Presiden Federal Reserve Bank of Boston Susan Collins menyatakan keyakinannya bahwa bank sentral AS dapat mengurangi inflasi tanpa menyebabkan resesi dan menunjukkan dukungannya untuk memulai pemotongan suku bunga bulan depan. Dalam sebuah wawancara dengan Reuters di Jackson Hole, Collins menyatakan, "Saya pikir ada jalan yang jelas untuk mencapai tujuan kita tanpa kemerosotan yang tidak perlu, dan dengan pasar tenaga kerja yang tetap sehat."
- Presiden Fed Kansas City Jeff Schmid menyebutkan dalam wawancaranya dengan penyiar CNBC di Jackson Hole, bahwa ia sedang meneliti secara saksama faktor-faktor di balik kenaikan angka pengangguran dan akan mengandalkan data untuk menentukan apakah akan mendukung penurunan suku bunga bulan depan.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。
