- EUR/USD mungkin menghadapi tantangan karena data inflasi Zona Euro terkini telah memperkuat kemungkinan penurunan suku bunga ECB.
- Data ekonomi AS hari Jumat meningkatkan ketidakpastian atas kemungkinan pemotongan suku bunga Fed yang agresif pada bulan September.
- Presiden Fed Chicago Goolsbee menyatakan bahwa pejabat Fed mulai menyelaraskan diri dengan sentimen pasar yang lebih luas terkait penyesuaian suku bunga.
EUR/USD berupaya memulihkan kerugian dari sesi sebelumnya, diperdagangkan mendekati 1,1090 selama sesi Asia hari Senin. Namun, kenaikan pasangan EUR/USD mungkin terbatas, karena data inflasi zona euro baru-baru ini telah memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada pertemuan kebijakan hari Kamis mendatang.
Dengan inflasi utama mendekati 2% dan prakiraan inflasi jangka panjang tetap stabil di sekitar level yang sama, ECB memiliki cukup pembenaran untuk lebih melonggarkan kebijakan moneternya. Selain itu, data Produk Domestik Bruto (PDB) dari Zona Euro minggu lalu yang beragam telah memperkuat ekspektasi potensi penurunan suku bunga oleh ECB.
Pada hari Jumat, data ekonomi AS meningkatkan ketidakpastian atas kemungkinan pemangkasan suku bunga agresif oleh Federal Reserve (Fed) pada pertemuan bulan September. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) menambah 142.000 pekerjaan pada bulan Agustus, di bawah perkiraan 160.000 tetapi merupakan peningkatan dari angka revisi turun bulan Juli sebesar 89.000. Sementara itu, Tingkat Pengangguran turun menjadi 4,2%, seperti yang diharapkan, turun dari 4,3% pada bulan sebelumnya.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。