- EUR/USD terapresiasi karena pasar terbagi atas skala pemangkasan suku bunga Fed yang akan datang.
- Anggota Dewan Gubernur ECB Gabriel Makhlouf mengatakan bahwa bank sentral masih beroperasi dalam "lingkungan yang sangat tidak pasti".
- Rabobank memperkirakan bahwa fundamental Zona Euro yang tidak menguntungkan kemungkinan akan membatasi potensi kenaikan untuk pasangan EUR/USD.
EUR/USD mengawali minggu ini dengan catatan positif, bergerak naik hingga diperdagangkan di sekitar 1,1090 selama sesi Asia pada hari Senin. Investor kini fokus pada keputusan kebijakan yang sangat dinanti-nantikan dari Federal Reserve AS (Fed) akhir minggu ini. Pasar masih terbagi pendapat mengenai apakah Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) atau 50 bps.
Menurut CME FedWatch Tool, pasar mengantisipasi peluang 48,0% dari pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) oleh Federal Reserve pada pertemuan bulan September. Peluang pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps telah meningkat menjadi 52,0%, naik dari 50,0% sehari yang lalu.
Para investor akan mencermati Konferensi Pers FOMC untuk mendapatkan wawasan mengenai masa depan suku bunga AS. Jika Ketua Fed Jerome Powell mengisyaratkan pendekatan pelonggaran yang lebih agresif, hal itu dapat menekan Dolar AS, sehingga berpotensi mendorong pasangan EUR/USD.
Anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) dan Gubernur Bank Sentral Irlandia Gabriel Makhlouf menyatakan pada hari Jumat bahwa bank sentral masih beroperasi dalam "lingkungan yang sangat tidak pasti" dan akan bergantung pada data untuk memandu keputusan kebijakan moneter di masa mendatang. Makhlouf menekankan bahwa ECB tidak berkomitmen pada jalur suku bunga tertentu tetapi tetap "bertekad untuk memastikan" bahwa inflasi di Zona Euro kembali ke target 2% "tepat waktu."
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
