Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,16% atau 162,38 poin ke level 7.843 pada perdagangan Jumat, 20 September lalu dari posisi tertingginya pada perdagangan sebelumnya. Penurunan tersebut didorong aksi ambil untung oleh investor dan perdagangan Jumat yang cenderung sepi. Selain itu, aksi jual di pasar saham juga dipicu oleh pemangkasan suku bunga acuan The Fed yang agresif. Kendati demikian, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta optimistis IHSG akan menguat ke level 7.915 hingga akhir tahun, didukung potensi aksi window dressing. Namun, Pengamat Pasar dan Pendiri WH Project William Hartanto memproyeksikan skenario terburuk IHSG akan mencapai level 7.800 hingga akhir tahun, sedangkan skenario bullish bisa mencapai level 8.000. Hartanto pun meyakini ada sejumlah faktor positif seperti potensi aksi window dressing dan siklus penguatan komoditas tahunan yang bisa menjadi pendorong IHSG pada sisa bulan 2024 ini.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
