- EUR/USD melemah pada hari terakhir minggu ini, meskipun tidak ada tindak lanjut aksi jual.
- Nada yang lebih lemah di sekitar imbal hasil obligasi AS melemahkan USD dan memberikan dukungan kepada mata uang utama.
- Ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan Fed yang tidak terlalu agresif dan lebih banyak pemangkasan suku bunga ECB akan membatasi kenaikan.
Pasangan EUR/USD berjuang untuk memanfaatkan kenaikan kuat sekitar 60 pips pada hari sebelumnya dan diperdagangkan dengan bias negatif ringan selama sesi Asia pada hari Jumat. Namun, harga spot berhasil bertahan dengan nyaman di atas angka 1,0800 dan level terendah hampir empat bulan yang dicapai pada hari Rabu di tengah pergerakan harga Dolar AS (USD) yang lemah.
Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, berkonsolidasi setelah penurunan semalam dari level tertingginya sejak 30 Juli di tengah nada yang lebih lemah seputar imbal hasil obligasi Treasury AS. Selain itu, tanda-tanda stabilitas di pasar ekuitas ternyata menjadi faktor lain yang melemahkan dolar sebagai safe haven, yang pada gilirannya membantu membatasi kerugian untuk pasangan EUR/USD.
Meski demikian, penerimaan yang semakin meningkat bahwa Federal Reserve (Fed) akan melanjutkan pemangkasan suku bunga yang lebih kecil di tengah ekonomi yang masih tangguh, bersama dengan kekhawatiran defisit belanja setelah pemilihan presiden AS, bertindak sebagai pendorong bagi imbal hasil obligasi AS. Selain itu, risiko geopolitik yang terus berlanjut yang berasal dari konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah menguntungkan bull USD dan seharusnya membatasi pasangan EUR/USD.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。