- Harga emas turun tipis pada hari Rabu sebagai reaksi terhadap jajak pendapat awal pemilu AS.
- Meningkatnya peluang kemenangan Trump akan meningkatkan USD dan membebani XAU/USD.
- Kenaikan tajam dalam imbal hasil obligasi AS semakin melemahkan logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Harga emas (XAU/USD) berjuang untuk memanfaatkan kenaikan hari sebelumnya dari area $2.725-2.724, atau level terendah dalam satu setengah minggu dan menarik penjual baru selama sesi Asia pada hari Rabu. Komoditas tersebut saat ini diperdagangkan di sekitar level $2.740 dan terbebani oleh kenaikan permintaan Dolar AS (USD) yang kuat.
Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, melonjak ke level tertinggi dalam satu minggu setelah jajak pendapat awal menunjukkan keunggulan awal di negara-negara bagian yang menjadi penentu kemenangan calon dari Partai Republik Donald Trump. Selain itu, spekulasi tentang peluncuran tarif Trump yang berpotensi menimbulkan inflasi, bersama dengan kekhawatiran pengeluaran defisit, memicu kenaikan tajam dalam imbal hasil obligasi Treasury AS. Hal ini ternyata menjadi faktor lain yang menopang Greenback dan memberikan tekanan pada harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Saat jajak pendapat terus berlanjut, ekspektasi perubahan yang tidak menentu di seluruh pasar keuangan global memberikan sedikit dukungan bagi safe haven XAU/USD dan membantu membatasi penurunan. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu aksi jual lanjutan yang kuat sebelum pedagang mulai memposisikan diri untuk perpanjangan penurunan logam mulia baru-baru ini dari sekitar angka $2.800, atau rekor tertinggi yang dicapai Kamis lalu.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。