- Harga emas mencatat penurunan mingguan tertajam dalam lebih dari lima bulan akibat reli Dolar AS secara luas dan kenaikan tajam dalam imbal hasil obligasi Treasury AS menyusul kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS.
- Euforia perdagangan Trump terus bertindak sebagai pendorong bagi Greenback dan memberikan tekanan ke bawah pada harga Emas untuk hari kedua berturut-turut pada hari Senin di tengah suasana optimis di sekitar pasar ekuitas.
- Minggu lalu, Federal Reserve menurunkan suku bunga pinjaman acuannya sebesar 25 basis poin dan mengisyaratkan rencana untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut, sementara para pedagang masih memperkirakan peluang sebesar 65% untuk penurunan suku bunga lagi pada bulan Desember.
- Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa bank sentral ingin memiliki keyakinan dan perlu melihat lebih banyak bukti bahwa inflasi akan kembali ke target 2% sebelum memutuskan penurunan suku bunga lebih lanjut.
- Dorongan proteksionis Presiden terpilih Trump diperkirakan akan memperburuk ketegangan perdagangan global dan memicu tren praktik perdagangan restriktif di seluruh dunia, yang dapat membebani pasar global dan menawarkan dukungan kepada mata uang safe-haven XAU/USD.
- Para investor mungkin juga menahan diri dari menempatkan taruhan arah yang agresif menjelang rilis angka inflasi konsumen AS minggu ini pada hari Rabu, Indeks Harga Produsen AS pada hari Kamis, dan angka Penjualan Ritel AS pada hari Jumat.
- Selain itu, para investor akan mencermati komentar dari sejumlah pejabat Fed, termasuk Ketua Fed Jerome Powell, untuk mendapatkan lebih banyak sinyal mengenai jalur penurunan suku bunga, yang akan mendorong USD dan memberikan dorongan baru bagi komoditas tersebut.
免責事項:本記事で述べられている見解は著者の見解のみであり、Followmeの公式見解を反映するものではありません。Followmeは、提供された情報の正確性、完全性、信頼性について一切責任を負いません。また、書面で明示的に記載されている場合を除き、本記事の内容に基づいて行われたいかなる行動についても責任を負いません。
この記事が気に入ったら、著者にチップを送って感謝の気持ちを表しましょう。

古いコメントはありません。ソファをつかむ最初のものになりましょう。